Mengapa Meskipun Sudah Istirahat, Tapi Badanmu masih Capek..? ini 5 variabel penyebanya!

0
432

Disaat sebagian orang disibukkan untuk menghabiskan waktu liburannya, ada hal yang sangat perlu diperhatikan, yaitu daya tahan tubuhmu. Seberapa siap kamu bisa selalu dalam kondisi fit, dan tidak mudah lelah. Pernah kamu menghadapi kecapekan hampir seharian, walaupun telah menambah jam tidur dari jumlah yang biasa. Sesuai dari analisa Royal College of Psychiatrists, data di negara Inggris bahwa dari 5 orang, ditemukan 1 orang merasakan sangat lelah, dan dari 10 orang ada seorang yang hampir menderita kelelahan berkelanjutan sepanjang hari.

Banyak variabel yang mengakibatkan perbedaan tingkat keletihan seseorang. Unsur apa saja sih, yang sangat memberi pengaruh pada kamu sehingga menjadikan kamu begitu sangat kecapek an, walaupun sudah menyediakan waktu lebih untuk melepaskan penatmu. Nah ini dia variabelnya yang perlu kamu ketahui :

 Konsumsi unsur Kafein
Dibeberapa produk, sangat sering ditemukan unsur yang satu ini. Kita mengetahui bahwa tanpa adanya kafein, rokok sangat tidak disukai oleh para smoker. Akan tetapi tahukah, kamu bahwa penggunaan kafein yang identik berupa diuretic. Maksudnya efek yang diberikan berupa kebiasaan buang air kecil setiap saat dan nantinya kami akan menghadapi yang namanya kekurangan zat cairan tubuh atau dehidrasi.

Dampak yang ditimbulkan dari dehidrasi menjadikan kamu berat untuk beraktivitas bahkan selalu berkeinginan untuk tidur, tetapi ini adalah efek yang tidak bagus bagi kondisi medis tubuhmu. Direktur Klinis dari Klinik Kesehatan Bupa, Dr Petra Simic menyampaikan bila minuman yang mengandung kafein bisa menjadikan orang lebih waspada. Akibatnya, kamu mengalami kondisi sebaliknya ketika kafein yang kamu gunakan sudah habis, tentu ini sangat merugikan bagi organ tubuh.

Meminum minuman dengan kadar Alkohol
Tidak begitu berbeda dengan unsur kafein, alkohol memberi efek yang hampir sama dengan kafein, yaitu ketika otak saat terjaga alkohol mampu memberikan dampak yang berbeda terhadap kerja otak. Sehingga alkohol mampu menghasilkan kualitas tidur mu yang jauh berbeda dengan tidur yang biasa. Namun dibalik itu, setelah pengaruh alkohol selesai maka kondisi tubuh mu akan letih dan lemas karena alkohol menjadikan value REM (rapid eye movement) tidur berkurang.


Tidak cukup berolahraga
Menurut pendekatan, psikologis keuntungan lain dari tubuh yang sering berolah raga, menjadikan badan lebih efisien dalam memaksimalkan waktu tidurmu. Mengapa? Pernah kah kamu mengalami atau mendengar cerita dari teman atau saudara mu, meskipun hanya waktu 15 menit tapi kita bisa mendapatkan kualitas tidur yang optimal, tapi ada juga sebaliknya meskipun telah tidur 12 jam namun tetap merasakan tidur yang tidak nyaman.

Hasil riset ilmiah menjelaskan bahwa hiper aktif disiang hari tanpa adanya diawali dengan jadwal olahraga menjadikan kamu akan merasa kurang fit dan letih meskipun telah beristirahat. Oleh karena itu maksimalkan waktu olahraga mu.

Kurangi konsumsi Gula yang berlebihan
Disamping sebagai bahan pendamping minuman lainnya, gula dengan kadar yang berbeda juga ditemui pada berbagi jenis makanan. Kelebihan dengan kadar gula memberikan pengaruh mendekati seperti kafein. Gula mengrasang energi tubuh, tetapi lambat laun menjadikan tubuh lesu dan lemah.
kadar gula alami dapat ditemui pada berbagai jenis buah-buahan seperti alpukat, buah kering, kacang-kcangan dan beberapa jenis sayuran.

Segera Konsultasikan bila Alasan medis menjadi sebab keletihan Kamu
Dibeberapa hasil konsultasi medis disimpulkan bahwa terjadinya keletihan atau kecapekan yang berkelanjutan tidak hanya sebagai kondisi gaya hidup, namun sudah kebiasaan seseorang. Artinya bila kafein, alkohol, gula sudah kamu kontrol mengkonsumsinya bahkan tidak dikonsumsi sama sekali dan keseharian mu telah memaksimalkan jam untuk berolahraga, namun kondisimu tetap keletihan berkepanjangan, maka solusi dari hal itu adalah komunikasi dengan klinik kesehatan terdekat.

Salah satunya adalah bila mempunyai tiroid, kadar zat besi rendah atau menderita depresi. Nah ini kamu perlu pendampingan dan berdiskusi dengan dokter.

Leave your vote

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%