Apindo Belum Terima Keberatan Tentang UMK 2018.

0
210

Pasca penetapan upah minimum kabupaten (UMK) Bintan 2018 sebesar Rp 3,1 juta, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kabupaten Bintan belum menerima keberatan dari pengusaha. Dengan demikian, Apindo mengkhawatirkan usaha yang dilakukan pengusaha kelas menengah hingga kecil. “Ketua Apindo mengatakan, Sampai sekarang belum ada yang menyampaikan keberatan, tapi bagaimana dengan pengusaha menengah hingga kecil, tak semua toko-toko mampu membayarkan pekerja dengan standar upah minimum kabupaten”.

Ketua Apindo juga berharap kepada pemerintah agar pembahasan upah minimum kabupaten dibahas pada awal bulan hingga pertengahan bulan bukan menjelang akhir tahun. Bila pembahasan pengupahan dilakukan awal tahun menurut dia, pengusaha bisa mengantisipasi lebih awal. “Sehingga pengusaha tidak kaget,” katanya.

Dengan demikian, adanya harapan regulasi di pemerintah baik pusat dan daerah harus sinergi, karena terdapat beberapa aturan atau regulasi di daerah dan pusat belum sejalan. Terpisah Bupati Bintan Apri Sujadi mengatakan, penetapan upah minimum kabupaten telah sesuai aturan dan mekanisme. Ia berharap semua kalangan baik pengusaha dan pekerja sama sama menyikapi dengan baik.

Oleh karena upah minimum kabupaten Bintan berlaku mulai 1 Januari 2018, maka Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja Kabupaten Bintan Hasfarizal Handra mengatakan, akan segera berkoordinasi dengan pihak perusahaan yang ada di Bintan terkait penetapan upah minimum kabupaten Bintan.

Jika Anda punya usaha atau jasa yang ingin di infokan dan ingin diliput secara GRATIS di BatamPop, silahkan Hubungi :

Admin : 0812 6156 3330

Leave your vote

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%