Aplikasi Online SIMLALA Angkutan Laut dilaunching Oleh Kemenhub

0
127

Di awal desember ini  Kemenhub (Kementerian Perhubungan) meluncurkan Penerapan Sistem Informasi Manajemen Lalu Lintas Angkutan Laut yang disingkat dengan Simlala secara keseluruhan atau full online.

Informasi ini di sampaikan oleh Sekretaris Jenderal Kemenhub Sugihardjo “Simlala merupakan aplikasi berbasis web yang dapat digunakan untuk mengajukan permohonan layanan publik secara online, memudahkan monitor proses permohonan layanan publik sehingga mewujudkan layanan publik yang standar dan transparan” begitu tukasnya.

Di Indonesia aplikasi ini sangat berperan dikarenakan hampir 2/3 wilayah Indonesia adalah kepulauan yang sangat berhungan dengan kelautan “Penerapan aplikasi Simlala secara full online demi meningkatkan pelayanan publik di bidang penyelenggaraan dan pengusahaan angkutan laut serta untuk mendukung penerapan juga penyediaan data inaportnet di 16 pelabuhan,” ujarnya saat Commercial Launching Penerapan Sistem Informasi Manajemen Lalu Lintas Angkutan Laut (Simlala) secara full online di Kantor Kemenhub, Jakarta, Senin (4/4). Disamping negara Indonesia yang lebih kental unsur kemaritimannya, khusus beberapa daerah atau provinsi kepulauan bahkan lebih memiliki satu pelabuhan, sebagai contoh Kota Batam provinsi Kepulauan Riau

Sesuai data BP Batam, Pulau Batam memiliki 8 pelabuhan yang tergabung jalur domestic dan perjalanan internasional.

Sudah menjadi era e-birokrasi dengan system digital, Ia menyebut, sejak tahun 2016 Kemenhub telah banyak minimkan pengurusan izin secara manual dan selanjutnya diganti melalui sistem online. Ia menyampaikan, hal tersebut bentuk komitmen Kemenhub memberikan kemudahan untuk masyarakat.

“Banyak pengurusan perizinan secara manual yang dikurangi dan dilakukan penyederhanaan perizinan,” imbuhnya.

Disamping itu Ia juga menambahkan, Menhub Ignasius Jonan juga tidak pernah bosan menegaskan betapa pentingnya peningkatan perbaikan pelayanan publik sektor transportasi yang mengikuti  kemajuan teknologi di era digital ini.

Bicara Simlala, Sugihardjo menilai bukanlah hal baru karena telah dikembangkan sejak 2011 dan telah digunakan secara aktif sejak 2012 untuk layanan permohonan SIUPAL dan SIOPSUS. Akan tetapi aplikasi ini belum begitu total tersampaikan kepada pengguna akan pentingnya akses aplikasi ini.

Fitur layanan yang ditawarkan dari adanya aplikasi Simlala adalah Surat Izin Usaha Perusahaan Angkutan Laut (SIUPAL) PMA/PMDN, layanan Surat Izin Operasi Perusahaan Angkutan Laut Khusus (SIOPSUS) PMA/PMDN, layanan Spesifikasi Kapal, Layanan pembukaan kantor cabang, layanan RPK Liner, Layanan RPK Tramper, Layanan RPK Khusus, Layanan PKKA, Layanan Penambahan Pelabuhan, Layanan Penambahan Urgensi dan Layanan Omisi dan Deviasi, dan layanan lain yang selalu di up date oleh TIM Kemenhub.

“Disamping itu para pengguna jasa tidak perlu lagi datang ke kantor Kemenhub untuk urus dokumen perizinan tapi cukup lewat aplikasi online,” katanya mengakhiri keterangan.

Hal ini sudah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kesibukan aktivitas para pengguna jasa, yang sebelumnya harus mendatangi kantor kemenhub yang memerlukan waktu untuk menyelesaikan satu urusan kelengkapan dokumen saja. Sementara dengan aplikasi Simlala semua menjadi mudah dan dikerjakan secara cepat dan hemat waktu.

Jangan Lupa Like dan Follow Batam Pop

Leave your vote

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%