Arsitek Perlu Ciptakan Hunian Inovatif.

0
116

Sesuai dengan bunyi Undang-Undang Nomor 18/1999 tentang Jasa Konstruksi, Undang-Undang 6 Nomor 28/2002 tentang Bangunan Gedung, serta Undang-Undang Nomor 11/2014 tentang Keinsinyuran, secara tidak langsung telah mengatur implementasi praktik dan profesi arsitek di Indonesia. Namun belum secara khusus dan spesifik melindungi dan menaungi praktik dan profesi arsitek.

Keberadaan praktik dan profesi arsitek dewasa ini perlu mendapat perhatian khusus terutama dalam menghadapi ASEAN Free Trade Area (AFTA), Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), dan pasar bebas di tingkat global.

“Berbagai instrumen terkait praktik dan profesi arsitek harus disiapkan termasuk dari sisi regulasi untuk menjawab tantangan global, sehingga meningkatkan daya saing dan peluang yang semakin luas bagi arsitek Indonesia untuk berkiprah dan berkompetisi di pasar regional maupun internasional,” urai Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono.

Padahal di satu sisi, pembangunan infrastuktur dan bangunan hari ini tidak lepas dari karya seorang arsitek yang merancang sebuah bangunan sehingga mampu berdiri dengan baik sesuai perencanaan. Mereka harus menggali terus kemampuannya dan berharap yang terbaik sehingga mampu menaikkan daya saing.

Dalam mendesain sebuah hunian terutama atap sebagai salah satu bagian rumah yang penting. Lalu muncul pertanyaan, Bagaimana cara mendesain Supaya atap tidak bocor? Atap yang menarik dan unik adalah desain dengan bangunan yang menyatu dengan alam, tidak mudah bocor dan mudah konstruksinya.

Jika Anda punya usaha atau jasa yang ingin di infokan dan ingin diliput secara GRATIS di BatamPop, silahkan Hubungi :

Admin : 0812 6156 3330

 

Leave your vote

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%