Atasi Revenge Porn, Facebook Minta Kamu Unggah Foto Bugil.

0
190

Revenge porn tengah menjadi perbincangan publik internasional. Bukan hanya para selebrita warga biasa juga menjadi korban. Revenge porn sendiri adalah tindakan menyebarluaskan foto atau video seksual tanpa izin dari orang yang berada di dalamnya. Tindakan yang tergolong pelecehan seksual tersebut terbantu oleh semakin mudahnya akses media sosial.Facebook ingin para penggunanya mengunggah foto bugil diri mereka di aplikasi Messenger.

Pihak Facebook percaya bahwa metode ini merupakan cara terbaik untuk memerangi revenge porn. Mekanismenya adalah dengan memposting foto diri Anda secara online sebelum orang lain mengelola. Ini adalah metode yang sangat tidak biasa, yang cenderung untuk memunculkan perdebatan.”Keamanan dan kesejahteraan komunitas Facebook adalah prioritas utama kami,” kata Antigone Davis, kepala keamanan global Facebook dilansir Independent.

Jaringan sosial tersebut telah mengembangkan sistem pornografi anti-balas dendam yang menggunakan kecerdasan buatan (artificial intelligence) untuk mengenali dan memblokir gambar tertentu. Sistem ini sedang diuji di Inggris, AS, Kanada dan Australia. “Sebagai bagian dari upaya lanjutan kami untuk mendeteksi dan menghapus konten terlarang, kami menggunakan teknologi pencocokan gambar untuk mencegah citra intim non-konsensual yang dibagikan di Facebook, Instagram, Grup Facebook dan Messenger.

Mekanisme adalah facebook akan membuat sidik jari digital gambar telanjang yang Anda kirim di Messenger, dan secara otomatis memblokir siapa pun untuk mengunggah gambar yang sama ke situs di lain waktu. “Sistem ini seperti mengirim gambar Anda sendiri ke email, tapi jelas ini adalah cara pengiriman gambar yang jauh lebih aman dan aman tanpa mengirimkannya melalui eter,” Komisioner keamanan Australia Julie Inman Grant.

Pihak facebook sendiri mengatakan tidak akan menyimpan gambar tersebut dan hanya pihak AI Facebook saja yang seharusnya bisa mengaksesnya, namun sistem ini masih memerlukan kepercayaan yang sangat besar dari pengguna. “Mereka tidak menyimpan gambar, mereka menyimpan link dan menggunakan kecerdasan buatan (AI) dan teknologi pencocokan foto lainnya.

 

 

Leave your vote

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%