BP Batam Rancangkan Hang Nadim Konsep Logistical Airport Nantinya

0
209

Bandara Hang Nadim sebelumnya dirancangkan menjadi pusat aerotropolis, konsep kota, dengan bandar udara sebagai pusatnya, namun Pimpinan BP Batam yang baru lebih merincikan konsep ini.

Ia menjelaskan nantinya Bandara Hang Nadim ini tak hanya membuat nyaman para pengusaha bergerak di bidang industri atau perdagangan. Tapi juga dibidang pariwisata. Ada tiga sektor yang akan dirangkul oleh BP Batam.

Hang Nadim, kata Yusmar akan mendukung kegiatan Industri dan Perdagangan. Untuk kedua sektor ini, BP Batam akan mengembangkan sistem ‘Trade anda Logistics Facilitation. Dengan sistem ini, dapat memperlancar segala kegiatan di industri dan perdagangan.

Tak hanya memperhatikan kelancaran dalam industri dan perdagangan. Yusmar berharap konsep logistical airport ini nantinya, akan tetap membuat para turis yang berkunjung di Batam merasa nyaman saat dengan pelayanan Bandara International Hang Nadim.

Direktur Promosi dan Humas BP Batam, Purnomo Andiantono menuturkan pihaknya sedang menyelesaikan masterplan Bandara International Hang Nadim. Pimpinan BP Batam yang baru, kata Andi, memberikan beberapa masukan untuk menyempurnakan master plan ini.

Bandara Hang Nadim, dari tahun pertahun terus berkembang. General Manager Marketing Hang Nadim Batam Dendi Gustinandar, mengatakan tahun lalu Hang Nadim hanya dapat menampung 5 juta penumpang. Tapi tahun ini sudah dapat menampung 6 juta penumpang. Dapat menampung sebanyak 21 pesawat berbadan sedang, dalam waktu yang bersamaan.

Dendi mengatakan hingga semester awal tahun ini, tercatat sebanyak 3,1 juta orang penumpang. Naik 7.75 persen dibandingkan tahun lalu. “Tahun lalu itu disemester awal hanya 2,9 juta,” ucapnya.

Sementara itu untuk penerbangan, dalam satu semester ini terdapat 21.812 flight. Dengan rata-rata perharinya ada 144 flight untuk penerbangan domestik dan international. Untuk domestik Hang Nadim terkoneksi ke 23 daerah, dengan rincian 12 di Pulau Sumatera, 8 destinasi di Pulau Jawa, 2 di Kalimantan, satu di Kepri. Sedangkan rute international, baru satu yakni ke Subang.

Di Kawasan Bandara Hang Nadim tak hanya berkutat untuk melayani penumpang saja. Tapi juga ada fasilitas perawatan pesawat. Dendi mengatakan di Hang Nadim sudah ada maintenance, repair, and overhaul (MRO) Batam Aero Technic (BAT) milik Lion Air Group. Dan ke depan bila semua sesuai rencana, Garuda Maintenance Facility (GMF) Aero Asia akan menempati salah satu tempat di Hang Nadim.

Dendi mengatakan proses investasi GMF ini masih terus berjalan hingga kini.

 

Jika Anda punya usaha atau jasa yang ingin di infokan dan ingin diliput secara GRATIS di BatamPop, silahkan Hubungi :

Admin : 0812 6156 3330

 

Leave your vote

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%