Cerita Mengerikan Dibalik Ledakan Pabrik Petasan

0
81

Peristiwa mengerikan Ledakan Pabrik Petasan di Kosambi yang merenggut 47 nyawa dan melukai puluhan orang menyisakan trauma dan tanda tanya besar.

Agus, seorang saksi mata menceritakan kejadian yang membuat dirinya syok. Sopir truk ini hanya berada sekitar 10 meter dari gerbang pabrik maut tersebut.

Saat itu, Agus sedang bersantai bersama sejumlah anggota Brimob di dekat lokasi. “Itu ledakannya keras sekali kayak bom. Saking kerasnya ledakan, saya sama beberapa Brimob sampai tiarap,” kata Agus.

Api berkobar dan asap hitam mengepul di gudang petasan tersebut. Terjadi beberapa ledakan susulan, namun lebih kecil.

Tak lama kemudian, pegawai di dalam gudang tersebut berlarian menyelamatkan diri. Beberapa berlari dalam kondisi tubuh terbakar. Suasana begitu mencekam. “Orang pada teriak. Terus keluar ibu-ibu udah habis pakaiannya. Dia ditolong sama Brimob. Saya shock melihatnya,” ujar Agus.

Tembok dijebol menggunakan besi dan palu martil dari warga sekitar. Saat tembok bisa dijebol, korban laki-laki dan perempuan langsung berhamburan keluar. “Pakai besi bulat dan palu martil dari warga. Ada yang keluar perempuan dan laki-laki. Yang keluar di sini ibu-ibu. Kebanyakan korban terjebak karena api di tengah-tengah,” paparnya.

Kisah lain diutarakan Kepala Desa Belimbing, Maskota. Dia mendengar suara teriakan dan gedor-gedor pintu saat ada ledakan di pabrik petasan Kosambi. Maskota menyebut para pekerja terkunci di dalam pabrik.

Selain itu, Indra Liyono (40), pemilik pabrik petasan yang meledak di kawasan Pergudangan 99 Kosambi, Kota Tangerang, dimintai keterangan oleh polisi. Saat ini Indra masih diperiksa intensif di Polsek Teluk Naga. “Pemiliknya sudah ada, sekarang masih diperiksa penyidik Polres di Polsek Teluk Naga,” terang Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Harry Kurniawan.

Leave your vote

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%