Dinas Sosial Kepri dapat Rp 100 Miliar dari APBN.

0
72

Dinas Sosial Kepri mendapat Rp 100 miliar dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggan (TA) 2018 nanti. Hal ini diungkapkan, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kepri, Doli Boniara. “Keterbatasan anggaran APBD Kepri memang menuntut Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Kepri untuk lebih kreatif mendapatkan dukungan dana dari APBN. Makanya semua upaya kami lakukan. Detik-detik pembahasan APBN di Jakarta kemarin juga kami kejar, bahkan sampai di Bekasi,” ujar Doli, kemarin, Minggu (5/11) disela-sela menghadiri jalan santai bersama di Gedung Daerah, Tanjungpinang.

Diakuinya, sejak ditunjuk sebagai Kandisos Kepri pada Januari 2017 lalu. Ia mendapatkan tanggungjawab besar untuk membenahi persoalan kesejateraan sosial di Provinsi Kepri. Disebutkannya tahun 2017 dukungan APBN untuk Kepri dari Kemeterian Sosial (Kemensos) kurang menggembirakan. Dari berbagai upaya yang sudah dilakukannya, mulai dari komunikasi, koordinasi dan silaturahmi yang dibangun, Kemensos akan memberikan dukungan nilainya sangat menjanjikan untuk program kerja Dinsos Kepri kedepan.

Disebutkannya, di detik-detik terakhir penyusunan APBN 2018, ia kembali melakukan silaturahmi di Kemensos. Dengan membawa sejumlah kepala bidang, Doli melakukan komunikasi dengan beberapa Dirut di lingkungan Kemensos. Diantaranya adalah Dirut Pusat Data Informasi (Pusdatin), Direktur Penangan Sosial Bencana Alam (PSKBA), Direktur Jaminan Sosial Kesejahteraan (JSK), Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial (PSKBS). Selain itu adalah Dirjen Penanganan Fakir Miskin, Dirjen Rehabailitasi Sosial (Resos), Sekretaris Dirjen Jaminan Sosial, Direktur Sumber Daya Sosial, dan Inspektorat Jendral (Irjen) Kemensos.

“Masing-masing bagian punya program yang berbeda-beda. Tentu kita harus sedikit pontang panting. Tetapi susah payah tersebut terbayarkan dengan dukungan yang diberikan oleh Kemensos,” harap Doli.Masih kata Doli, untuk mengawal anggaran ini, pihaknya juga sudah meminta dukungan ke Kemeterian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). Dijelaskannya, dibawah kewenangan PSJKBA ada program kerja seperti taga, baper stock, logistik. Bahkan Kepri menjadi inspirasi Kemensos, yakni dengan menjadi pelopor Bunda Tagana bagi Indonesia.

Leave your vote

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%