Ditolak 11 Kali, Berawal dari Iseng Malah Lolos di Google

0
100

Mengajukan hasil penelitian ke suatu perusahan bukanlah hal yang mudah, butuh perjuangan dan kesabaran yang ekstra. Apa lagi ketika hasil yang kita buat lalu di tolak. Bukan hanya membuat prasaan kita sedih tetapi bis asaja membuat kita menjadi putus asa.

Sama hal yang di alami oleh seorang pria yang bernama Farrel, dulu ditahun 2016 Farrel pernah Farrel telah mengajukan penelitiannya dengan judul yang sama sebanyak 11 kali di berbagai ajang kompetisi di Indonesia. Namun judul penelitian tersebut ditolak.

Namu, ketika ia iseng-iseng untuk mengajukan judul yang ditolak di Indonesia tersebut ke Google. Hal yang tidak di sangka-sangka dari Farrel, proposal karyanya lolos dan diundang oleh Google.

Farrel berhasil menciptakan penelitiannya tentang “Data Compression using EG and Neural Network Algorithm for Lossless Data”, yang membuat dirinya diundang oleh Google untuk mempresentasikan gagasannya di Mountain View, California.

Penelitian tersebut metodenya menggunakan saraf tiruan untuk mencari pola pada data. Farrel merupakan satu-satunya Siswa SMA di Indonesia yang proposal karyanya lolos dan diundang oleh Google.

Ia pun mengaku mendapatkan pengalaman luar biasa selama di markas Google di California. Di luar negeri, tuturnya, orang saling bertukar ide dan mereka tidak takut jika ide mereka diambil.

“Untuk apa memiliki ilmu yang banyak tapi saat kita mati tidak berguna untuk dunia ini. Lebih baik ilmunya diberikan kepada orang lain,” tuturnya menirukan pesan pada saat diskusi di California.

 

Jika Anda punya usaha atau jasa yang ingin di infokan dan ingin diliput secara GRATIS di BatamPop, silahkan Hubungi :

Admin : 0812 6156 3330

Leave your vote

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%