Foto NASA, Aliran Air di Mars Peneliti Perkirakan Tak Ada.

0
99

Alam semesta begitu luas. Planet yang dihuni manusia, planet bumi adalah satu dari seribu, sejuta, atau bahkan satu dari triliunan planet yang tersebar di angkasa luar. Berdasarkan fakta tersebut, tentunya anda pernah atau sering beranggapan mungkin ada kehidupan lain selain di bumi. Para ilmuwan meyakini kemungkinan tersebut ada dan dari waktu ke waktu terus berusaha mencari petunjuk untuk menemukan dunia baru.

Dugaan bahwa Mars pernah memiliki air mengalir di permukaannya mulai memudar. Sebuah penelitian terbaru kemungkinan mematahkan anggapan sebelumnya yang menyatakan pernah ada air yang menggenang di permukaan Mars. Sebab, bukti baru ini menunjukkan bahwa hal yang sebelumnya dikira sebagai aliran air di Mars, kemungkinan terbentuk karena hal lain.

Namun riset ini tak menampik kemungkinan bahwa pernah ada air dan embun di Mars. Namun mereka menduga proses yang berlangsung tak seperti yang selama ini dikira. Sebelumnya peneliti NASA sempat membuat hipotesis bahwa ada air di kawah Gale dahulu kala. Bukti yang mereka pakai adalah bentuk permukaan berpasir di kawah yang nampak sebagai hasil sedimen air mengalir.

Sebuah riset terbaru yang dirilis di jurnal Nature Geoscience mempertanyakan ulang hipotesis tersebut. Mereka bahkan menduga bentuk permukaan Mars itu tak ada hubungan sama sekali dengan air. “Analisis topografis menunjukkan bahwa kemiringan terminal lereng yang berulang cocok dengan sudut berhentinya arus benda bergranula tak kohesif yang aktif di bukit-bukit pasir Mars,” kata para peneliti dalam jurnal Nature Geoscience.

Dalam kalimat lebih sederhana, permukaan yang dulunya dianggap aliran air sebagai bukti pernah ada air di Mars, kemungkinan besar adalah aliran dari butiran pasir di Mars. Mars memang adalah planet yang tergolong sangat kering, penuh debu, dan penuh pasir. Pada kondisi paling kering, gerak aliran pasir memang bisa menyerupai gerakan cairan.

Foto resolusi tinggi dari Mars Reconnaissance Orbiter milik NASA menunjukkan Lereng bagian dalam kawah cukup curam untuk membuat pasir kering menyerupai arus mirip air. Dugaan ada air di Mars muncul pertama kali ketika wahana antariksa NASA yakni Curiosity menjelajahi gunung yang diberi nama Sharp. Ditemukannya berbagai jenis dan lapisan sedimen di sana mendorong para peneliti NASA menyimpulkan pernah ada air mengalir di Planet Mars.

Jika Anda punya usaha atau jasa yang ingin di infokan dan ingin diliput secara GRATIS di BatamPop, silahkan Hubungi :

Admin : 0812 6156 3330

 

Leave your vote

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%