Google akhirnya setuju melunasi utang pajaknya di Indonesia

0
116

Sungguh diluar dugaan perusahaan sebesar Google memiliki utang pajak yang belum dilunasi di Indonesia. Apakah yang menyebabkan hal itu terjadi..?

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan, Google Asia Pasific Pte Ltd dipastikan melunasi utang pajaknya di Indonesia. Namun, ia enggan menyebutkan berapa angka pajak yang dibayar Google. Menurut menteri keuangan Sri Mulyani sudah ada persetujuan dari Google bahwa mereka akan melunasi seluruh utang pajaknya sesuai dengan SPT 2016.

Menurut Sri Mulyani, pembahasan pajak adalah hal yang rahasia. Jadi perempuan yang kerap disapa Ani itu enggan bicara terkait besaran pajak yang dibayar Google kepada Direktorat Jenderal Pajak.

Itu adalah sesuatu yang sifatnya rahasia, jadi kami tidak lakukan berapa satu perusahaan atau wajib pajak bayar berapa.

Sebelumnya, pada Maret lalu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) Jakarta Khusus, Muhammad Haniv memastikan, proses kasus pajak Google segera rampung. Bahkan, perusahaan penyedia layanan internet asal Amerika Serikat (AS) itu diperkirakan akan membayar pajak pada Maret.

Dirjen Pajak juga menegaskan memiliki cara untuk membuktikan bahwa Google adalah Badan Usaha Tetap (BUT) di Indonesia. Ia yakin cara itu akan memaksa Google mengakui sebagai BUT. Selama ini, Google selalu berkelit tidak mengakui diri sebagai BUT.

Sebab kantor di Indonesia adalah kantor hanya sebagai kantor perwakilan. Sementara kantor pusat sendiri yakni Google Asia Pacific Pte Ltd berada di Singapura.

Semoga masalah ini cepat rampung dan tidak menjadi semakin membesar, perusahaan internet sebesar ini harusnya bisa melakukan segala kewajibannya dengan baik. Supaya hubungan dengan negara Indonesia juga bisa dijaga dengan baik.

Yuk, LIKE dan FOLLOW terus Batam Pop untuk dapat update artikel di fanpage :

 

sumber :kompas.com

Leave your vote

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%