Industri Pengoplos Beras di Batam di Gerebek.

0
142

Mabes Polri menggerebek industri tersebut pada Sabtu pagi. Penggerebekan ini juga berlangsung diam-diam. Beras yang dioplos antara beras lokal dengan beras impor ilegal. Polisi menyita puluhan karung beras. Di sana tampak sejumlah peralatan pengoplosan. Termasuk diantaranya forklift yang biasa mengangkat karung-karung beras.

Pihak kepolisian dari Mabes Polri menangkap sejumlah orang. Mereka diduga para pekerja di industri pengoplosan beras tersebut. Beras tersebut diduga dicampur antara beras lokal dengan beras impor ilegal.

Industri pengoplosan beras tersebut berada di Batam. Di dalam Kompleks Mega Ciptra Industrial Park itu terdapat sejumlah mesin-mesin pengoplos beras. Industri ini beroperasi di sebuah kawasan industri di Batu Ampar, Batam. Beras-beras itu kemudian dikemas dalam sebuah karung. Tampak juga alat-alat untuk pengoplosan yang sudah dibikin sedemikian rupa.

Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Erlangga tidak konfirmasi batamnews.co.id, begitu juga dengan Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Kepri Kombes Pol Budi Suryanto, tidak ada merespon baik pesan singkat atau panggilan telepon. Dari informasi yang dihimpun penggerebekan itu dipimpinan AKBP Kurniawan dan anggotanya. Selain itu juga didampingi Kombes Pol Budi Suryanto dan Direktur Intelijen dan Keamanan Polda Kepri Kombes Pol Musa Tampubolon dari Polda Kepri.

Perusahaan tersebut beralamat di Komplek Pergudangan Mega Cipta Indutrial Park, Blok E No 1 Batu Ampar Kota Batam. Pada saat dilakukan penangkapan sedang berlangsung aktivitas pengoplosan dari karung beras illegal (diduga beras asal Vietnam) ke dalam karung beras lokal berbagai merek. Modusnya, beras Bulog tersebut biasanya dicampur dengan beras impor ilegal dari Thailand dan Vietnam. Kemudian dikemas dengan karung beras Bulog agar tak kentara.

Leave your vote

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%