Ini Solusi Hemat listrik Hingga 60 % pada AC Anda, Mau? Ikuti 6 tekniknya

0
293

Sadarkah anda, bahwa mesin pendingin ruangan sangat menjadi bagian yang tak terpisahkan dari aktivitas keseharian manusia terutama, di Indonesia yang memiliki iklim udara tropis, dengan derajat 24-32 celcius dan kelembaban 60-95 %. Khususnya diperkotaan yang memiliki udara panas, dan terik matahari yang kuat, peran mesin pendingin ruangan sangat penting. Sehingga terkadang hampir 60 % tagihan listrik digedung, rumah maupun perkantoran untuk kebutuhan arus listrik AC.

Berdasarkan hasil riset pakar teknisi mesin pendingin dunia, bahwa setiap penurunan 1º C, maka akan menambah tagihan pembayaran listrik sebesar 6 %. Artinya semakin besar beban pendingin di suatu tempat, maka akan berbanding lurus dengan seberapa besar kalor yang diperlukan oleh evaporator, otomatis kinerja kompresor akan semakin berat dan tentunya semakin besar untuk mengkonsumsi listrik.

Kompresor untuk mensirkulasikan refrigeran ke sistem AC akan semakin berat sehingga energi listrik yang dikonsumsi akan semakin banyak. Semakin dingin suhu maka semakin besar konsumsi listriknya. Lalu apa solusi Anda untuk memangkas penggunaan biaya listrik pada AC. Berikut ada 6 teknik hemat listrik dan jadikan AC tahan lama.

  1. Hindari setel suhu remote AC dibawah 21 derajat

Masalah yang dihadapi adalah bila temperatur remote di 16 (suhu minimum) tentu mesin pendingin AC akan selalu bekerja bagaimana supaya suhu tetap pada posisi 16, berakibat pada compressor AC tidak pernah berhenti atau istirahat dan mengalami kinerja diposir 100 %, hal hasil akan mempersingkat usia AC.

  1. Sudah tepatkah PK AC yang Anda pilih untuk ruangan tersebut?

Penting untuk menjaga awetnya AC, seberapa jitu kah Anda untuk menentukan PK berapa yang digunakan untuk ruangan apa. Nah ini adalah panduan umum, pilihan PK untuk AC : Ruangan berukuran 10m2 lebih cocok dengan AC ½ PK (5000 Btu/h), untuk ¾ PK (7000 Btu/h) sesuai pada ruangan ukuran 14m2, dan untuk 2 PK (18000 Btu/h) bisa digunakan ruangan dengan luas 36m2. Disamping itu yang perlu diperhatikan adalah, agar tidak memilih PK AC yang terlalu pas dengan kebutuhan kamar yang Anda butuhkan. Mengapa,  dikarenakan ada faktor lain seperti adanya benda elektronik lainnya yang mengeluarkan kalor sehingga bisa jadi PK AC lebih dinaikan sedikit dari yang biasa.

3. Pernahkah Anda lakukan Cuci AC secara teratur paling tidak Sekali selama 3 bulan.

Meskipun dari tampilan luar AC yang Anda gunakan tetap nampak rapih dan bersih, namun bila ada gejala bahwa AC anda memerlukan kinerja keras dan berat untuk menghasilkan ruangan yang dingin, maka ini sudah menandakan AC Anda tidak bersih lagi dan harus anda cuci.

Selain itu bila unit AC outdor yang sudah kotor dan berdebu, maka nggak bakal mampu mengeluarkan panas secara seoptimal mungkin.

4. Usap kotoran halus yang bertonggok di sekitar lemari maupun dinding secara berkala

Bila debu dan kotoran halus menumpuk di atas lemari, yang kemudian difilter atau terhirup oleh AC, sehingga berdampak pada kinerja AC yang terhambat, apalagi bila debu dan kotoran-kotoran halus itu menumpuk dan melekat pada bagian dalam AC. Oleh karena itu menjaga dan menghindari debu yang menumpuk disekitaran AC sangat berguna terhadap perawatan AC diruangan Anda.

5. Jangan ulangi/berkali-kali pintu ruangan terbuka, sementara AC masih nyala

Tentunya bila ruangan tertutup rapat, akan membantu kinerja AC lebih stabil dan mempercepat suhu ruangan maksimal sesuai diinginkan. Namun sebaliknya bila ruangan sering tutup buka mengakibatkan kinerja AC tidak bisa menstabilkan suhu dalam ruangan bahkan bekerja di luar kemampuan AC tersebut.

6. Nah, bila AC Anda baru saja dimatikan, jangan langsung dihidupkan.

Terakhir teknik yang tak kalah pentingnya untuk menekan hingga 60 % penghematan biaya listrik untuk AC Anda adalah, menjaga waktu jeda antara mematikan AC dengan menghidupkannya kembali. Terkadang hal ini menjadi suatu yang biasa bagi Anda, padahal diketahui bahwa benda yang menggunakan arus listrik disaat menyalakannya butuh daya listrik yang besar. Selain itu, bakal pengaruhi oli compressor begitu juga Freon sehingga akan mempersingkat usia AC Anda.

Jangan lupa, like dan follow facebook kita ya!!

Leave your vote

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%