INTERNET IS GIANT KILLER

0
90

Fakta yang Menunjukan Bisnis Online Pembunuh Bisnis Konvensional di semua Lini

Di era kemajuan teknologi yang tak memiliki batas antar wilayah telah melahirkan gelombang baru di dunia usaha, yaitu Gelombang e-cormmerce dengan tren distrutif. Betapa tidak kehadiran e-commerce atau dunia bisnis online telah mempercepat dan memperluas pasar dibandingkan dengan bisnis konvensional yang sudah lebih awal ada.

Hal ini sebagaimana diungkapkan oleh chief Lembaga Riset Telematika Sharing Vision, Dimitri Mahayana di Bandung. Di dunia Bisnis Online begitu banyak model bisnis baru yang semuanya secara cepat dapat diakses hanya dengan satu sentuhan saja, mulai dari belanja, tranportasi, bimbel, hingga berbagai layanan maintenance rumah tangga online. “Di bidang transportasi, omzet perusahaan taksi tradisional turun hingga 40% dan setoran pengemudi taksi turun 30%-50%. Anggota Organda juga turun drastis dari 27.000 menjadi 10.000,” kata Dimitri.

Tak hanya terjadi pada bidang transportasi, akan tetapi hampir ke semua lini seperti sector lain, penjualan tiket pesawat di agen konvensional turun mencapai angka 20%, iklan di media cetak turun 4 %, bahkan penjualan ritel sekelas Plaza Matahari Mall dan Mall Belanja konvensional lainnya pada kaurtal I turun pada angka 20 %, sehingga salah satu omzet sebuah konveksi di Tulungagung turun hingga 60 %.

Tentunya penurunan omzet ini, menurut Dimitri berkaitan dengan pesatnya pertumbuhan bisnis online, seiring dengan beralihnya trend dan gaya hidup masyarakat di era serba digital. Akan tetapi, Dimittri menolak bila bisnis online disebut sebagai perusak pasar konvensional. Fakta dilapangan menunjukan bahwa bisnis online telah melumpuhkan kelangsungan bisnis konvensional, bahkan secara tanpa disadari mau tidak mau bisnis online pembunuh bisnis konvensional.

“Pasar bisnis konvensional masih dan akan tetap ada. Hanya sebagian konsumen sudah an akan beralih ke digital. Keduanya, antara e-commerce / bisnis online dan bisnis konvensional / offline seharusnya saling melengkapi”, tukasnya. Kenyataan dilapangan

Tumbuh pesat

Mengacu pada data Sharing Vision, nilai transaksi bisnis online di Indonesia tumbuh 39,6% per tahun. Tahun ini nilai transaksi e-commerce diprediksikan mencapai Rp 562 triliun dan akan menyentuh Rp 1.000 triliun di tahun 2020.

“Jumlah pembeli online Indonesia tahun ini diprediksi mencapai 9,7 juta orang, atau 39% pengguna internet Indonesia,” ungkap Dimitri.

Baru-baru ini dunia bisnis konvensional Indonesia dikejutkan dengan keputusan PT Matahari Department Store Tbk untuk menutup dua gerainya di Jakarta, yakni di Pasaraya Blok M dan Pasaraya Manggarai. Peristiwa yang sama dirasakan imbasnya oleh sejumlah pelaku usaha ritel lainnya yaitu anjloknya omzet usaha.

Keberadaan Bisnis online di era dunia digital telah mengubah wajah peta dunia usaha terutama sengitnya persaingan di sektor rite atau konvensional dengan e-commerce. Dengan kemajuan teknologi yang pesat, sejumlah pihak memprediksi,  kondisi tersebut juga dipicu dari lifestyle / kecenderungan dominannya user dari kalangan muda yang sangat mengikuti perkembangan teknologi maupun media digital lainnya. Hal ini tentu juga menjadi semakin efisiennya costing untuk media promosi khususnya media cetak, yang sebelumnya sebuah perusahaan berani membayar 12 juta satu halaman di sebuah surat kabar harian untuk terbit 1 bulan di Kota Batam, namun dengan promosi di digital magazine seperti hybrid Magazine Batampop hanya dengan anggaran 6 juta untuk 1 satu tahun.

Kelebihan hybrid magazine Batampop adalah, media berita/iklan resmi yang hadir di dua dimensi yaitu dimensi pertama secara cetak dalam bentuk majalah yang berisikan barcode untuk link berita ke media online, dimensi kedua media online yang dapat diakses dimana dan kapan saja hanya dengan satu sentuhan saja melalui gadget ataupun smartphone yang Anda miliki.

Author : Lino

Sumber :

http://www.pikiran-rakyat.com/ekonomi/2017/09/24/e-commerce-tumbuh-pesat-bisnis-konvensional-melemah-410118

https://mahasiswa.me/2017/09/28/bisnis-online-kalahkan-pasar-konvensional-2/

 

Leave your vote

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

SHARE
Previous articleSEJARAH INTERNET
Next articleINTERNET OF THINGS 2020