Jangan Tunda Daftar SIM Card, Sebelum Diblokir!

0
568

Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Rudiantara mengatakan batas akhir pendaftaran hingga 28 Februari 2018.

Jika sebelum tanggal 28 Februari 2018 belum Registrasi, makan kartu akan diblokir,tidak bisa ‘outgoing,’ tidak bisa telepon. Dalam pemblokiran tahap awal atau pemblokiran ‘outgoing,’ pelanggan tidak akan bisa menerima telepon dan mengirim SMS.

Tahap berikutnya, pemblokiran ‘incoming,’ pelanggan tidak bisa menerima telepon maupun mengirimkan SMS. Dalam tahap itu, si pelanggan juga tidak bisa menggunakan fasilitas internet.

Bagi mereka yang belum pernah mendaftarkan kartu SIM-nya, daftar ulang bisa dilakukan dengan mengirimkan SMS berisi Nomor Induk Kependudukan (NIK), tagar dan nomor kartu keluarga, dan ditutup dengan tagar (NIK#NomorKK#).

Bagi mereka yang sebelumnya sudah mendaftar dengan KTP, mereka bisa mengirimkan SMS yang sama, dengan tambahan kata ‘ULANG’ di awal SMS (ULANG#NIK#NomorKK#).

SMS itu dikirimkan ke 4444.

Berbagai informasi yang menyebutkan besok, pelanggan yang belum mendaftarkan kartu SIM mereka akan mendapat konsekuensi pemmblokiran, berita itu tidak benar.

Pemblokiran akan dilakukan mulai 28 Oktober, walapun demikian menurut Rudiantara, lebih baik registrasi dilakukan sesegera mungkin.

“Memang lebih baik sesegera mungkin, tidak usah menunggu besok, cuma satu menit kok,” katanya.

Tidak hanya untuk mereka yang menggunakan kartu SIM untuk handphone saja, mereka yang memiliki kartu SIM di dalam modem ‘portable’ juga wajib melakukan pendaftaran.

Konsekuensi yang sama akan dihadapi, jika pendaftaran tersebut tidak dilakukan.

Leave your vote

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%