Kakek Pengayuh Becak Asal Salatiga Ini Ikut Kejuaraan Lari di Chile

0
55

Namanya kakek Darmiyanto, Seorang kakek berusia 81 tahun di Kabupaten Semarang memiliki gaya hidup yang barangkali tak biasa. Kakek bernama Darmiyanto ini setiap hari berlari sekitar 11 km untuk menuju lokasi kerjanya di Salatiga.

Darmiyanto adalah seorang penarik becak. Dia berlari dari rumahnya di Jalan Raya Salatiga-Dadapayan Km 10 Gang Atlit No 52 RT 20 Ngemplak Tugel, Kelurahan Krandon Lor, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, menuju tempat mangkalnya di Kota Salatiga.

Sejak berangkat dari rumahnya, dia telah memakai kaos dan sepatu serta membawa tas di punggungnya. Dia terus lari dan begitu sampai pangkalan becaknya, kaos beserta sepatu tetap dipakai untuk mengayuh becak.

“Tiap berangkat ke sini (pangkalan), saya selalu lari. Kemudian biar nggak jenuh, saya memilih rute dan jalan lain,” kata Darmiyanto di pangkalan becaknya Jalan Pemotongan, Kota Salatiga. Kemudian saat pulang sore harinya juga lari sampai rumahnya. Hal tersebut dilakukan tiap harinya sejak berpuluh-puluh tahun lamanya.

Untuk menjaga stamina dan tubuhnya tetap sehat, katanya, pertama menjaga pola makan. Kemudian juga tidak pernah merokok dan begadang. Selain itu, tiap harinya selalu meminum jamu hasil ramuannya.

Jamu hasil ramuannya tersebut, kata Dar, pertama pagi hari sebelum berangkat minum 3 gelas teh manis. Kedua, susu dicampur madu dan telur bebek. Kemudian setelah itu, masih minum 3 gelas air putih.”Ini saya lakukan sejak tahun 1970 hingga sekarang. Setelah minum semua, saya berangkat lari sampai siang nggak makan,” kata pria kelahiran 1 Januari 1936 ini.

Seorang kakek pengayuh becak dari Salatiga ini menjadi pembicaraan karena hobi kebiasaan lari setiap hari belasan kilometer. Kabar terbaru darinya, kakek bernama Darmiyanto ini diundang untuk ikut kejuaraan lari di Chile, Amerika Selatan.

Pada tahun 2016, Pak Dar ini ikut lari di Australia mendapat juara 3. Nah pada 4-14 November 2017 diminta ikut kejuaraan di Chile, Nantinya saat di Chile, Darmiyanto telah didaftarkan untuk lari jarak 400 m, 1.500 m, 5.000 m dan 10.000 m.

Sekretaris Umum PAMI Pusat, Merari Nainggolan mengatakan, Darmiyanto akan mengikuti South American Masters Athletics Championship bagi master usia 35 tahun sampai 90 plus. Untuk kejuaraan akan dimulai tanggal 6-12 November 2017.

Adapun para atlet yang bakal dikirim antara lain Darmiyanto atau Darminto, seorang pengayuh becak, Hartini Joko (80), asal Jakarta, Julia Yacub, Dedeh Irawati, Suwandi dan Ockben Saor Sinaga.

“Pak Darminto (sesuai paspor) pada tahun 2016 di Australia di nomor 400 m dapat juara 3. Harapan kita di Chile ini bisa dapat 3 emas,” ujarnya.

 

Sudah coba ayam panggang kenichi ? RM baru berkonsep digital cafe di Batam ? ( bersponsor )

Nih, biar gak ketinggalan info “Ayam Panggang Ken-i-chi”, kamu bisa LIKE fanpagenya untuk selalu dapat Promo Terupdatenya :

 

Leave your vote

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%