Kayu Ilegal Diamankan Petugas Sebanyak 30 Ton.

0
26

Berhasil mengamankan sekitar 30 Ton kayu olahan yang diduga kuat sebagai hasil pembalakan liar di kawasan Tebingtinggi Barat kabupaten Kepulauan Meranti, Riau. Sebagian kayu hasil ilog tersebut sudah dilansir ke Mapolres Kepulauan Meranti Jalan Pembangunan l Selatpanjang, sebagai barang bukti. Sisanya masih berada di TKP dan dalam proses untuk segera dievakuasi.

Informasi yang dihimpun RiauGreen.com dari Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Zahwani Pandra Arsyad SH MSi, didampingi Kasat Reskrim Akp Antoni L Gaol SH MH dan Kapolsek Tebingtinggi Barat Ipda Asril S Sos, juga Kabid Kehutanan Dishutbun Kepulauan Meranti.

Pada waktu itu tim gabungan sedang berupaya melakukan pemadaman kebakaran lahan dan hutan (Karlahut) di Desa Tanjungperanap, Kecamatan Tebingtinggi Barat. Ditengah kesibukan melakukan pemadaman, petugas mendapat informasi dari masyarakat bahwa ada oknum yang memanfaatkan hal terjadinya kebakaran dengan mengambil hasil hutan tanpa izin.

Adapun barang bukti (BB) yang diamankan, sebut dia, diantaranya 2 (dua) orang pengangkut kayu ilegal dengan inisial RH dan DI, 2 (dua) unit sepeda motor, dan 2 (dua) gerobak kayu jenis meranti dengan panjang 25 kaki, dan lebar 2,5 inci. Petugas kembali mengamankan 1 (satu) orang pengangkut kayu ilegal tersebut berinisial Sy, 1 (satu) unit sepeda motor, 1 (satu) unit Hp, dan 2 (dua) tan kayu jenis meranti.

Kabid Kehutanan Dishutbun Kepulauan Meranti menyebutkan kalau kayu ilegal yang diamankan tersebut berdasarkan jalur kehutanan, akan dilakukan pelelangan. Hal ini sangat penting dilakukan agar masyarakat merasa adil. Selain itu tetap menjaga kelestarian hutan. Masyarakat juga harus tahu bahwa pemanfaatan hutan harus ada izinnya.

Leave your vote

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here