Kenapa suara kuku menggaruk papan tulis membuat ngilu?

0
138

Pernahkah Anda merasa seolah telinga, tangan, atau bahkan sekujur tubuh ngilu setelah mendegar suara melengking? Misalnya kalau mendengar suara kuku yang digaruk ke permukaan kasar seperti papan tulis atau tembok, atau saat Anda mendengar gesekan suara kursi yang diseret?

Sensasi ngilu ini memang biasanya langsung muncul seketika. Namun, apa yang sebenarnya bikin suara menggaruk kuku ini ngilu dan tak nyaman? Yuk, simak jawabannya berikut ini, kenapa suara menggaruk kuku bikin ngilu?

Meskipun bukan Anda sendiri yang menggaruk kuku di atas permukaan kasar, mendengar lengkingannya saja sudah bikin ngilu dan merinding. Sensasi ngilu, merinding, atau tak nyaman ini ternyata merupakan reaksi tubuh terhadap stres. Ya, mendengar suara melengking tajam bisa membuat tubuh Anda stres.

Sebuah penelitian di Jerman menunjukkan bahwa telinga manusia sangatlah peka terhadap suara melengking yang berada pada rentang frekuensi 2.000 hingga 4.000 Hertz (Hz). Sementara suara manusia ketika berbicara berkisar antara 85 hingga 255 Hz.

Saluran telinga manusia tidak sanggup menahan suara dengan frekuensi yang terlalu tinggi. Bila suara dengan frekuensi yang sangat tinggi masuk ke saluran telinga Anda, tubuh akan langsung mengalami reaksi stres. Reaksi tersebut antara lain jantung berdegup, tekanan darah naik, dan hantaran listrik di kulit meningkat. Meningkatnya hantaran listrik inilah yang membuat Anda bergidik dan ngilu.

Penelitian lain yang dimuat dalam Journal of Neuroscience pada 2012 membuktikan hal yang serupa. Telinga manusia memang tak tahan mendengar suara dalam frekuensi 2.000 sampai 5.000 Hz. Akan tetapi, dalam penelitian ini juga diungkapkan bahwa reaksi Anda terhadap suara melengking tajam mungkin bukan hanya reaksi fisik saja, tetapi juga emosional.

Dalam penelitian ini, para ahli memindai otak para peserta penelitian. Rupanya saat mendengar suara yang melengking, ada dua bagian otak yang menjadi lebih aktif. Bagian yang pertama adalah korteks auditori. Bagian otak ini memang bertanggung jawab untuk menerima dan merespon suara yang didengar. Sedangkan bagian yang kedua yaitu amigdala. Bagian otak bernama amigdala ini bertanggung jawab untuk mengolah emosi.

Ini berarti suara melengking tajam saat menggaruk kuku atau menyeret sesuatu di atas permukaan bisa memunculkan emosi negatif. Akan tetapi, belum diketahui secara pasti bagaimana suara tersebut bisa bikin seseorang jengkel.

Para ahli dari Newcastle University menyimpulkan bahwa suara melengking dalam kehidupan sehari-hari biasanya berhubungan dengan hal-hal yang bikin Anda panik, takut, atau kesal. Misalnya suara jeritan seseorang atau tangisan bayi. Otak pun merekam pola ini dan menyamaratakan setiap suara melengking sebagai suara yang memicu emosi-emosi negatif. Maka, suara menggaruk kuku di papan tulis bisa bikin Anda jengkel setengah mati.

 

Sumber : okezone.com

Leave your vote

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%