Keterbatasannya Blanko Membuat Berkas e-KTP Terus Menumpuk

0
300

Disduk Kecamatan Sagulung masih kekurangan blanko. Dimana jatah blanko yang diberikan untuk Kecamatan Sagulung 8.000 blanko tetapi hanya mendapatkan 800 blanko. Camat Sagulung, Reza Khadafy, mengatakan bahwa itu tidak cukup.

Berkas e-KTP akan terus berlanjut karena masih banyaknya warga yang dating mengajukan. Keterbatasan blanko juga dialami oleh Kecamatan Batuaji. Camat Batuaji Fridkalter mengatakan jatah blanko untuk wilayahnya hanya sedikit. Padahal, berkas pengajuan e-KTP di kecamatan tersebut sudah mencapai 9 ribu berkas.

Frif later tetap meminta kepada warga untuk terus mengajukan berkas. Sebab, selama ketersediaan blanko kosong, pihaknya memberikan surat pengganti e-KTP untuk keperluan yang menyangkut administrasi.

“Blanko itu tetap ada. Cuman kan datangnya bertahap,” jelasnya.

Sementara Kecamatan Seibeduk mencatat ada sekitar 4.000-an berkas e-KTP yang belum dicetak. Penumpukan berkas yang terjadi sejak awal Januari 2017 juga karena keterbatasan blanko e-KTP.

Diperkirakan, jumlah berkas e-KTP akan semakin bertambah hingga awal tahun 2018. Sebab, menurut Camat Seibeduk, Science Taufik Riyadi warga yang datang mereka masih banyak.

“Sekitar 300 orang dalam sehari,” katanya beberapa waktu lalu.

Sementara kekosongan blanko ini banyak dikeluhkan warga. Warga yang telah merekam dari Januari merasa kecewa karena terlalu lama menunggu. “Sudah 10 bulan menunggu. KTP-nya belum jadi-jadi,” kata Sumiati, warga Seibeduk.

Leave your vote

-4 points
Upvote Downvote

Total votes: 4

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 4

Downvotes percentage: 100.000000%