Korban Banyak di Batam, Satgas Hentikan Aktivitas Investasi PT MAI.

0
230

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Satgas Waspada Investasi telah menghentikan beberapa kegiatan penghimpunan dana dan investasi yang tidak memiliki izin atau ilegal sejak pertengahan hingga akhir tahun 2017.

Satuan Tugas (Satgas) Waspada Investasi Kepri kembali menghentikan kegiatan penghimpunan dana masyarakat dan pengelolaan investasi tanpa izin yang dilakukan PT Maju Aset Indonesia (MAI). Penghentian pertama dilakukan pada Mei lalu. Namun belakangan dari informasi masyarakat, aktivitas penghimpunan dan penyertaan modal dari perusahaan PT MAI masih tetap berlangsung.

Perusahaan ini sendiri berdomisili di Batam, tepatnya di Gedung Adhya Building di Sukajadi. Ketua Satgas, Tongam Lumban Tobing mengimbau masyarakat, agar tak tergiur bahkan bergabung dengan penawaran penyertaan saham dari PT MAI maupun mitra kerjanya. “Modus PT MAI ini dia menghimpun dana dengan imbal hasil 8 sampai 12 persen.

Untuk yang bisa merekrut orang baru, ditambah 10 persen,” kata Tongam kepada wartawan di Gedung Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kepri di Batam Center, Jumat (17/11). Dikatakan dia, dalam menjalankan usahanya PT MAI tak memiliki izin alias ilegal. Sehari-harinya perusahaan itu mestinya menjalankan bisnis penjualan mobil merek Haval.

“PT MAI diduga melanggar undang-undang terkait perbankan, KUHP pasal penipuan atau penggelapan, dan undang-undang terkait perdagangan,” ujar laki-laki yang bertugas di OJK pusat itu. Ia menyebutkan, ada 484 orang dari Batam dan Tanjungbalai Karimun yang tertipu oleh praktik penarikan investasi yang dilakuka perusahaan ini.

Jika Anda punya usaha atau jasa yang ingin di infokan dan ingin diliput secara GRATIS di BatamPop, silahkan Hubungi :

Admin : 0812 6156 3330

 

Leave your vote

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%