Menigkatnya Jumlah Kasus Meningitis Di Indonesia, Terutama Pada Pria

0
39

Kematian Olga Syahputra, salah satu komedian paling besar yang pernah dipunyai negeri ini. Meski sempat absen setahun lebih dari layar kaca dan diketahui diserang penyakit misterius, kepergian Olga tetap membuat satu negeri terkejut dan berkabung berminggu-minggu. Setidaknya, kabar itu terus menjadi kepala berita di sejumlah media sampai sepekan lebih.

Meningitis adalah infeksi yang menyebabkan radang selaput di sekitar otak dan sumsum tulang belakang (meninges). Hal ini paling sering disebabkan oleh virus, namun dalam beberapa kasus dapat disebabkan oleh bakteri atau jamur. Beberapa tanda klasik radang selaput otak termasuk sakit kepala, demam, dan leher kaku (kaku kuduk).

Sekitar 1,2 juta kasus meningitis bakteri terjadi setiap tahunnya di dunia, dengan tingkat kematian mencapai 135.000 jiwa. Wabah meningitis terbesar dalam sejarah dunia dicatat WHO terjadi pada 1996–1997 yang menyebabkan lebih dari 250.000 kasus dan 25.000 kematian. Epidemi terparah pernah menimpa Afrika bagian Sahara dan sekitarnya selama satu abad. Angkanya sampai 100 hingga 800 kasus pada 100 ribu orang.

Di Indonesia sendiri, menurut data Kementerian Kesehatan Indonesia, pada 2010 jumlah kasus meningitis terjadi pada laki-laki mencapai 12.010 pasien, pada wanita sekitar 7.371 pasien, dan dilaporkan pasien yang meninggal dunia sebesar 1.025.

Gejala Meningitis yang Terjadi pada Anak-anak

Penyakit ini sering diderita oleh bayi dan anak-anak, tapi semua orang di segala usia bisa mengidap meningitis juga. Tanda-tanda yang terjadi pada anak-anak adalah:

  • Mereka mungkin merasa gelisah, tapi tidak ingin disentuh
  • Demam tinggi dengan tangan dan kaki terasa dingin
  • Menangis seperti melengking (high pitched cry) secara terus menerus
  • Terlihat bingung, lemas, dan kurang responsif
  • Beberapa anak akan mudah mengantuk dan sulit dibangunkan
  • Mungkin ada ruam merah yang tidak hilang ketika gelas digulirkan dengan sedikit ditekan di atasnya
  • Menolak menyusu atau makan disertai muntah
  • Kejang-kejang

Adapun gejala meningitis yang terjadi pada anak-anak yang lebih besar, remaja, dan orang dewasa, meliputi:

  • Muntah-muntah
  • Sakit kepala parah
  • Leher kaku
  • Demam dengan tinggi suhu 38°C atau lebih dengan kaki dan tangan terasa dingin
  • Napas cepat
  • Sensitif terhadap cahaya atau fotofobia
  • Ruam kulit berupa bintik-bintik merah yang tersebar (tidak terjadi pada semua orang)
  • Kejang-kejang

Terdapat kemungkinan bahwa tidak semua orang akan mengalami semua gejala-gejala di atas. Cari bantuan medis secepatnya jika Anda melihat beberapa gejala meningitis terjadi pada anak-anak.

 

Berminat Investasi :

Contact WA : 081266091715

>> Investasi 10 – 25 Jutaan Sudah Bisa Buka Cabang Dengan Sistem Profit Sharing…Garansi Lock Profit 30% untuk 3 tahun pertama, dengan perjanjian Notaris + Proteksi Kerugian.

Dikirim oleh Batam Pop pada 17 Oktober 2017

Leave your vote

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%