Mulai Beredarnya Lagi Uang Palsu, di Enam Provinsi

0
122
Polisi memperlihatkan uang-uang palsu sebelum dimusnahkan dengan menggunakan mesin pencacah, di Ditreskrimsus Polda Jateng, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (22/2). Lebih dari 30 ribu uang palsu berbagai pecahan yang nilai nominalnya setara Rp2,4 miliar tersebut merupakan limpahan dari temuan Bank Indonesia selama tiga tahun terakhir di wilayah Semarang. ANTARA FOTO/R. Rekotomo/pd/17.

Enam tersangka yang memproduksi uang palsu ditangkap di Jawa Barat dan Jawa Timur ternyata telah beredar ke sejumlah daerah.

Uang palsu yang mereka produksi setidaknya ada enam provinsi yang telah diketahui.

Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigjen Pol Agung Setya mengatakan, uang palsu paling banyak ditemukan di DKI Jakarta.

“Yang paling banyak itu ada di DKI, mulai dari Jakarta Barat, Jakarta Pusat ada 24 lembar, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Utara,” ujar Agung dalam konferensi pers di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta.

Uang palsu juga ditemukan di Banten sebanyak tujuh lembar dan di Pontianak sebanyak satu lembar.

Agung mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan bahwa uang itu juga menyebar di Jawa Barat, seperti Bekasi, Bogor dan Depok.

Di Bali juga terbilang banyak uang palsu yang  sudah beredar

“Ada 41 lembar, ada di Buleleng, Gianyar, Jembrana, Tabanan, dan Denpasar,” kata Agung.

Jumlah penyebaran tersebut diketahui dari uang palsu yang masuk ke sistem perbankan. Pihak bank kemudian memberi informasi atas temuan itu ke kepolisian.

Dari penelusuran polisi, ditemukan sejumlah orang yang diduga menyebarkan uang tersebut.

Menurut Agung, jumlah uang palsu yang beredar luas tidak signifikan dibandingkan yang diproduksi para tersangka.

“Yang dia sebarkan tidak terlalu banyak, 125 lembar, gitu,” kata Agung.

Dalam kasus ini, polisi menetapkan enam tersangka, yaitu A, I, RS, T, S, dan M. Peran mereka beragam, mulai dari produsen hingga pengedar.

Dari para tersangka, polisi menyita 373 lembar uang palsu pecahan Rp 100.000 dengan total Rp 37.300.000.

Namun, kata Agung, uang palsu yang mereka produksi lebih dari jumlah tersebut. Selebihnya, sudah dibakar oleh para pelaku.

 

Berminat Investasi ?

Contact WA : 081266091715

>> Investasi 10 – 25 Jutaan Sudah Bisa Buka Cabang Dengan Sistem Profit Sharing…Garansi Lock Profit 30% untuk 3 tahun pertama, dengan perjanjian Notaris + Proteksi Kerugian.

Dikirim oleh Batam Pop pada 17 Oktober 2017

Leave your vote

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%