Pengawasan Makanan dan Minuman Kadaluarsa Terus di Tingkatkan Oleh Disperindag Riau.

0
115

Melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) terus melakukan pengawasan peredaran makanan kadaluarsa sesuai dengan petunjuk dari pemerintah propinsi kepulauan Riau.. Hal ini dilakukan untuk memastikan masyarakat tidak dirugikan terkait barang-barang dan makanan tersebut.

Poin ini menjadi perhatian, karena peredaran makanan dan minuman kadaluarsa kian marak jelang lebaran. Sebagai langkah penanganan, Diinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Riau melakukan Inspeksi Dadakan (Sidak) di sejumlah pasar dan ritel modrn di Riau.

Kepala Disperindag Provinsi Riau, M Firdaus menegaskan, hal itu memang menjadi perhatian serius. “Kita terus melakukan pengawasan. Banyak ditemukan, makannya akan kita lakukan sidak,” katanya.

Dalam implementasinya Disperindag dibantu Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM), pihaknya melakukan pengawasan pada makanan dan minuman baik pabrikan, lokal hingga produk dari luar negeri supaya tidak membahayakan kesehatan masyarakat.

Menurut BPOM, makanan dinyatakan mengalami kerusakan (telah kadaluarsa) jika terjadi perubahan-perubahan yang tidak dikehendaki dari sifat asalnya. Kerusakan pada makanan dapat terjadi karena kerusakan fisik, kimia atau enzimatis. Misalnya kerusakan pada susu ditandai dengan pembentukan gas, penggumpalan, lendir serta asam pada susu disebabkan karena bakteri.

Bakteri juga menjadi penyebab rusaknya makanan kaleng yang dapat ditandai dengan bau busuk dan warna hitam ketika dibuka. Rusaknya makanan kaleng juga dapat diperhatikan, apakah kaleng menggelembung atau tidak. Biasanya jika sudah lewat kadaluarsa, bakteri mengakibatkan terbentuknya gas pada makanan kaleng sehingga kaleng menggelembung. Makanya kita terus melakukan sidak secara berkelanjutan. Makanya kita terus melakukan pengecekan secara berkala.
Berminat Investasi :

Contact WA : 081266091715

>> Investasi 10 – 25 Jutaan Sudah Bisa Buka Cabang Dengan Sistem Profit Sharing…Garansi Lock Profit 30% untuk 3 tahun pertama, dengan perjanjian Notaris + Proteksi Kerugian.

Dikirim oleh Batam Pop pada 17 Oktober 2017

 

Leave your vote

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%