Perasaan ini akan sangat mengganggu bila kamu punya pekerjaan, tapi sering diremehkan

0
70

Setelah kamu lulus kuliah, ataupun lulus sekolah, kamu pasti punya keinginan untuk mendapatkan suatu pekerjaan dan ingin mempunyai penghasilan sendiri. Mungkin kamu akan merasa senang dan bahagia karena kamu tidak akan dibebani oleh banyak tugas dan ujian, tapi tahukah anda setelah anda bekerja anda akan tahu bagaimana makna kehidupan ini.

Ketika kamu mulai bekerja, kamu akan merasa kehidupan ini begitu sulit apalagi ketika kamu tidak medapatkan dukungan dari orang-orang disekitarmu. mungkin orang disekitarmu tidak menyukai pekerjaanmu, atau mungkin saja gajimu tidak sesuai dengan apa yang sudah mereka harapkan. keadaan seperti ini akan membuat kamu semakin merasa terpuruk dan kehilangan semangat.

Yuk Like and Follow Batampop untuk update berita-berita ngepop di fanpage!!!

Apa saja yang akan kamu rasakan jika apa yang sudah kamu lakukan tidak ada yang mendukung? berikut beberapa hal yang mungkin terjadi dalam kehidupanmu.

Semangat jadi mengendur kalau ingat pekerjaan kamu nggak dianggap

Layaknya karyawan pada umumnya, ketika berangkat kerja dirimu harus selalu semangat agar selama di kantor dapat produktif. Sayangnya, hal itu bisa menghilang begitu saja ketika mendengar cibiran dari orangtua yang melepas kepergianmu berangkat kerja.

Semangat yang sudah kamu kumpulkan sejak bangun tidur langsung mengendur dan diganti sama rasa lemas yang menyelimuti diri. Hal ini pun berpengaruh terhadap kinerjamu di kantor. Kamu jadi nggak semangat dan lemas dalam bekerja.

Mau posisi pekerjaannya sudah tinggi atau kamu berprestasi pun, tapi kalau dari awal diremehkan tetap nggak ada bedanya

Siapa yang tidak senang ketika berhasil naik jabatan atau berprestasi di kantor? Meski kamu tidak cinta dengan pekerjaan atau kantormu, paling tidak kamu akan cukup senang saat hal itu terjadi. Kamu jadi lebih bersemangat bekerja dengan posisi baru dan prestasi yang kamu dapatkan.

Namun, lagi-lagi hal itu mudah terganti karena tak adanya dukungan dari orang terdekat. Orangtua, pacar, saudara, dan teman-teman acuh pada hal yang cukup membanggakan itu. Mereka tak merasa bahwa hal itu termasuk “hal bagus atau menggembirakan”, karena mereka menganggap kalau itu biasa saja dan tidak memberikan efek apapun pada hidupmu. Yah, lagi-lagi perspektif ini tidak berubah karena sejak awal mereka meremehkan pekerjaanmu. Jadi, tidak ada bedanya.

Kadang ingin cari pekerjaan lain, walau nggak mudah dan belum tentu kamu nyaman

Cari kerja itu nggak mudah karena kamu pasti akan bersaing dengan ribuan orang. Belum tentu juga pekerjaanmu nanti dapat membuatmu nyaman. Jika tidak, maka kamu jadi terasa sangat berat menjalaninya. Karena dalam bekerja yang dipertimbangkan bukan hanya dari segi jobdesk, gaji, dan lokasi saja, tapi juga kehangatan yang terjalin terhadap sesama rekan kerja maupun atasan. Banyak kekhawatiran yang kamu rasa saat mau mencari pekerjaan lain. Kamu jadi bimbang antara menuruti keinginan orang lain atau bertahan beberapa waktu lagi di kantor sekarang sambil meningkatkan skill dan memikirkan pekerjaan yang lebih baik.

Kamu jadi suka bingung sendiri. Sebenarnya pekerjaan yang sekarang sudah paling cocok atau belum sih?

Banyak mendapat cibiran yang tidak pernah berhenti ternyata sukses bikin kamu galau. Kamu jadi bingung kalau pekerjaan terbaik dan dream job itu apakah bisa sama? Atau sebaliknya memang jelas berbeda? Menyortir omongan orang yang datang terus membuat pikiramu jadi kacau dan tak tahu harus melakukan apa. Ujung-ujungnya kamu jadi bingung sendiri memikirkan nasibmu di masa depan. Waktumu jadi habis untuk begitu saja.

Tapi satu hal yang pasti, saat ini kamu bersyukur karena di luar sana ada banyak orang yang ingin bekerja sepertimu. Jalani saja sebaik-baiknya karena cibiran nggak pernah usai

Memikirkan cibiran orang yang berdatangan memang tak ada habisnya. Waktu yang kamu miliki pun banyak yang terbuang, padahal kamu memiliki hal-hal yang bisa dikerjakan. Kamu pun mencoba untuk tetap bersyukur dengan keadaan saat ini. Di balik penghasilanmu yang masih sedikit, lokasi kantor yang jauh, atau pekerjaanmu sering diremehkan, kenyataannya kamu berhasil hidup mandiri. Kamu memiliki pekerjaan yang setiap bulan memberikan kamu gaji dan skill yang bermanfaat buat ke depannya. Lagipula, di luar sana ada banyak orang yang ingin sepertimu. Jadi, saat ini bersyukur saja ya!

Menuruti perkataan orang lain memang tak akan pernah usai. Kamu akan selalu merasa tak tenang dan menjalani aktivitas pun jadi terganggu. Ujung-ujungnya kamu jadi nggak nyaman sendiri sama hidupmu. Selagi masih muda, kamu masih berkesempatan meraih mimpi di depan mata. Tak ada salahnya sih mempertimbangkan perkataan orang, asal jangan jadikan tolok ukur untuk mengetahui masa depan cerahmu. Karena sejatinya yang tahu dirimu akan bahagia dan menjalaninya di masa mendatang adalah kamu sendiri.

Tetap semangat menjalani pekerjaanmu, apapun itu selagi pekerjaan itu kamu rasa baik, tidak usah terlalu ambil pusing setiap perkataan yang dapat membuat kamu lemah, tunjukkan kepada mereka bahwa kamu bisa dan mampu menjadi lebih baik dengan pekerjaan yang sudah kamu dapatkan. semoga sukses…

 

Leave your vote

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%