Perpustakaan Megah di Pusat Bisnis Kota Batam, Apa Saja Fasilitas dan Manfaatnya??

0
446

Imbas besar yang melanda dunia membaca dari perkembangan gadget yang telah menjadi gaya hidup sebagian besar generasi begitu dirasakan oleh hampir keseluruhan pusat tempat membaca seperti perpustakaan. Hasil riset Most Littered nation In the world 2016, posisi Indonesia nomor 60 dari 61 negara yang paling banyak memiliki minat baca. Data ini disampaikan oleh Pustakawan Utama Perpus RI, Subekti Makdriani saat diminta sebagai narasumber kegiatan “Safari Gerakan Nasional Gemar Membaca di provinsi dan Kabupaten/ Kota tahun 2017 yang lalu. Beliau juga mengungkap bahwa, satu dari beberapa faktor yang menyebabkan minat baca Indonesia rendah adalah masih didominasinya budaya tutur hampir disetiap tradisi daerah.

Disamping itu, keterbatasan kelengkapan fasilitas pendukung dan tidak diiringi dengan kemajuan teknologi juga menjadi faktor yang menurunkan minat baca. Sama halnya dengan paparan di atas,  sesuai data riset UNESCO tahun 2011, bahwa minat baca hanya pada angka 0,001 persen atau satu perseribu penduduk saja di Indonesia.

Berangkat dari fakta ini, akhirnya di tahun 2013 tepatnya bulan Juni, telah berdiri Perpustakaan Umum Masjid Jabal Arafah yang terletak di pusat bisnis kota Batam, yaitu daerah Nagoya Kecamatan Lubuk Baja.

Untuk layanan perdana dibuka bagi umum sejak soft-launching, yaitu tanggal 7 Juli 2013, dan diresmikan secara penuh –grand opening pada tanggal 7 November 2013 oleh Kepala Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Ibu Sri Sularsih.

Perpustakaan ini dikelola langsung dibawah Yayasan Arafah Batam yang mana satu kesatuan dengan pengelolaan Masjid Jabal Arafah. Keberadaan perpustakaan ini menjadi solusi untuk menumbuhkan minat baca bagi warga batam.

“Karena kita mengetahui bahwa untuk membiasakan selalu membaca bagi masyarakat sangat sulit menjadi hobi atau habbit, untuk itu perlu pendampingan, arahan, motivasi dan yang paling penting adalah suasa nyaman ditempat membaca, oleh karena itu Perpustakaan umum Masjid Jabal Arafah, ditata dan dikelola menjadi perpustakaan yang nyaman dan penuh fasilitas” ujar Lasmono, Kepala perpustakaan Masjid Jabal Arafah.

Faktor lain yang mempengaruhi minat baca adalah internet ” Tak bisa diimbangi lagi bahwa, keberadaan internet cukup memberi andil terhadap menurunnya minat baca di Indonesia. Sebanyak 132,7 juta orang Indonesia pada 2016 tecatat sebagai pengguna internet menurut data Perpustakaan Nasional 86,3 juta jiwa berada di Jawa, ”  inilah keterangan dari Subekti.

Oleh sebab itu, pengelola yayasan berupaya untuk mensinergikan peran perpustakaan yang ideal. Diatas lahan seluas 50 meter persegi, didesain lah perpustakaan Masjid Jabal Arafah yang berdekatan dengan lokasi Nagoya Hill Mall. Salah satu sasaran perpustakaan ini agar lebih lancar dan cepat di akses sehingga para tamu datang dari belahan daerah luar Batam begitu berkesan untuk berkunjung.

Koleksi buku cukup lengkap tersedia seperti buku umum ; bisnis, hobi, bahasa, motivasi, sejarah, psikologi, dan tentu saja buku-buku Islami dan ditambah lima unit komputer PC -dengan akses internet dapat digunakan setiap hari sesuai jadwal perpustakaan dari jam 08.00 pagi s.d pukul 20.00 WIB, kecuali Hari Raya Idul Fitri.

Bagi mahasiswa atau pelajar tentunya kehadiran perpustakaan ini sangat mendukung terutama untuk keperluan akademisi, membuat tugas sekolah baik sendiri maupun kelompok. Kondisi nyaman lainnya adalah ruangan full AC, layanan yang ramah serta pengunjung dapat menikmati membaca sambil duduk disofa, dengan meja atau lesehan layaknya rumah sendiri.

Leave your vote

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%