PLN Merealisasi Program Percontohan Dalam Penerapan Prabayar.

0
91

Wakil Bupati Natuna Ngesti Yuni Suprapti mengimbau pelanggan PLN Midai berpartisipasi merealisasi program PLN sebagai Kecamatan percontohan dalam penerapan pelanggan prabayar. Selain itu, persoalan tunggakan tagihan listrik pelanggan bisa diselesaikan dan pelanggan menggantikan meteran ke prabayar. Nantinya, PLN akan mengoperasikan listrik di pulau Midai selama 24 jam dari sekarang yang hanya 14 jam sehari.

“PLN sudah merencanakan mengoptimalkan pengoperasian listrik di Pulau Midai. Tapi perlu dukungan masyarakat, selesaikan tunggakan tagihan listrik yang belum dibayar, dan menerapkan pelanggan prabayar secara keseluhan,” kata Ngesti saat meninjau pembangkit listrik PLN di Midai.

Manajer PLN Natuna Hasdedy mengatakan, saat ini PLN sudah menambah satu mesin pembangkit kapasitas 500 kilo watt. Saat ini masih dilakukan uji kehandalan mesin pembangkit sebelum masuk ke sistem jaringan. “Kalau sudah oke dalam uji coba kehandalan, dilihat kemampuannya baru nanti dibikin perencanaannya untuk operasi selama 24 jam,” kata Hasdedy.

PLN kata Hasdedy, memprogramkan listrik di Kecamatan Midai sebagai percontohan untuk Kecamatan pelanggan prabayar. Nantinya, akan memberikan banyak keuntungan bagi pelanggan untuk berhemat dan jika PLN operasi 24 jam dapat menambah PAD Natuna dari pejak penerangan jalan sebesar 10 persen.

Selain itu katanya, selama ini tunggakan pelanggan cukup besar di Midai. Seandainya seluruh pelanggan digantikan dengan pelanggan prabayar dapat menghidari terjadi tunggakan dan dapat berhemat penggunaan listrik.

Leave your vote

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%