Rasa cemburu lebih mudah dialami mereka yang baru saja menikah alias si pengantin baru??

0
115

Cemburu bisa dialami seseorang pada pasangannya. Namun, benarkah rasa cemburu lebih mudah dialami mereka yang baru saja menikah alias si pengantin baru.

Tissa mengatakan di awal-awal pernikahannya, sang suami mudah cemburu ketika ia menggandrungi salah satu aktor Bollywood. Bahkan, ketika Tissa serius menyaksikan serial TV yang dibintangi si aktor, sang suami dikatakan Tissa kadang cemberut.

“Kadang kalau saya ngomongin si aktor itu sama sepupu saya, suami bisa kesel gitu buang muka. Makanya kadang saya ngomongin aktor itu nggak di depan suami. Tapi sekarang setelah punya anak, dia nggak terlalu mikirin sih,” tutur Tissa.


Lain halnya dengan ibu dua anak, Sari. Dulu, ia mengidolakan penyanyi sampai-sampai di mobil Sari gemar memutar lagu penyanyi tersebut. Si suami, kata Sari sempat marah-marah jika Sari memutar lagu tersebut, baik di rumah maupun di mobil.

“Kalau lagi nyetir nih, saya nyetel lagu si penyanyi itu, cemberut aja suami saya. Sekarang makin ke sini sih udah nggak terlalu masalah dia,” ujar Sari.

Menanggapi soal pengantin baru yang dianggap lebih mudah cemburu, psikolog klinis dewasa dari Tiga Generasi, Tiara Puspita M.Psi., Psikolog atau akrab disapa Tita mengungkapkan sebetulnya saat menjalin hubungan dengan pasangan, landasan utama yang diperlukan adalah kepercayaan dan respect.

“Kalau dari awal pacaran udah nggak percaya, nah yang namanya menikah kan nggak menyelesaikan masalah tapi justru lebih banyak tantangan yang kita hadapi. Seiring bertambahnya usia pernikahan kita, kalau dari awal udah cemburuan, cek lagi hubungan kita seperti apa sih,” kata Tita.

Contohnya, bagaimana si istri melihat sang suami. Nah, hal tersebut kata Tita perlu dikomunikasikan supaya betul-betul ada kepercayaan antara suami istri sehingga hubungan rumah tangganya bisa berkembang. Menurut Tita, kepercayaan itu perlu dibangun sejak awal.

Jika memang setelah dibicarakan ternyata ada ketidakpercayaan, ditilik kembali seberapa besar dan seberapa mengganggunya ketidakpercayaan itu. Bila salah satu pihak merasa amat terkekang, kata Tita coba dilihat pasangan yang mengekang memiliki masalah apa.

“Jangan-jangan dia merasa insecure, merasa kurang cantik misalnya jadi mikir wah bisa jadi suami saya ngelirik cewek lain nih. Nah, itu balik lagi ke kepercayaan dirinya,” pungkas Tita.

 
Yuk, LIKE dan FOLLOW terus Batam Pop untuk dapat update artikel di fanpage :

Baca juga : Cara berbisnis online dari Android.

Leave your vote

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%