Seperti Apa Tips dan Trik Investasi Cerdas itu ?

0
71

Selain menjadi karyawan, ada banyak orang yang memilih untuk mempunyai investasi. Berinvestasi mempunyai risiko yang jelas lebih tinggi dibanding bekerja sebagai seorang karyawan.

Namun, kemungkinan keuntungan yang lebih besar dan kesempatan untuk menjadi bos bagi diri sendiri cenderung lebih menarik.

Semakin tingginya tingkat inflasi juga mendorong banyak orang untuk memilih berinvestasi. Gaji seorang karyawan sering kali tidak mengalami kenaikan yang sebanding dengan tingkat inflasi tiap tahunnya.

Berinvestasi merupakan salah satu cara yang efektif untuk menghadapi inflasi di samping bekerja sebagai karyawan. Dengan berinvestasi, seseorang akan lebih siap dalam menghadapi masa depan.

Berinvestasi membutuhkan waktu yang lama sebelum akhirnya bisa dinikmati hasilnya. Tidak jarang, agar nilai investasi seseorang tinggi dibutuhkan waktu sampai 10 tahun.

Untuk itu, investasi baiknya dilakukan sedini mungkin. Usia 20-an merupakan usia yang cocok untuk memulai investasi, karena pada usia 30-an biasanya seseorang mulai membutuhkan uang yang sangat banyak.

Selain itu, dalam berinvestasi seseorang harus menghadapi berbagai macam risiko finansial. Agar berhasil dalam berinvestasi, Anda harus benar-benar mempraktikkan investasi cerdas. Berikut beberapa tips dan trik investasi cerdas bagi pemula:

1. Saham
Saham merupakan cara berinvestasi yang paling berisiko sekaligus berkemungkinan memberi keuntungan paling tinggi. Sebuah perusahaan menerbitkan saham untuk mencari pendanaan jangka panjang yang kemudian dibeli oleh publik. Agar mendapat keuntungan, seseorang tidak boleh salah memilih perusahaan.

Dalam bermain saham, seseorang bertanggung jawab penuh mengelola modal yang dimiliki. Untuk memperoleh keuntungan, ada beberapa hal yang harus dipelajari sebelum membeli saham sebuah perusahaan.

Kedua, pastikan bahwa perusahaan yang Anda beli sahamnya merupakan perusahaan yang dikelola oleh orang-orang yang kompeten dan jujur.

Ketiga, cari tahu apakah perusahaan yang Anda pilih mempunyai reputasi yang baik. Keempat, amati laporan keuangan perusahaan yang akan Anda pilih. Kelima, bagi modal Anda dengan membeli instrumen lainnya seperti obligasi dan sukuk.

2. Emas
Berinvestasi dengan emas merupakan salah satu cara investasi yang paling aman.

Tersedia tiga bentuk emas yang dapat digunakan untuk investasi yakni perhiasan emas, emas batangan, dan sertifikat emas. Investasi dengan emas cenderung memberi keuntungan, akan tetapi agar keuntungan yang Anda dapatkan maksimal, Anda harus melakukan investasi cerdas dengan emas.

Investasi cerdas dengan emas dimulai dengan memilih bentuk emas yang sesuai. Untuk mendapatkan keuntungan yang lebih, ada baiknya Anda menghindari investasi dengan perhiasan emas dan membeli emas dalam ukuran kecil.

Berinvestasi dengan perhiasan emas kurang menguntungkan, karena saat membeli emas Anda juga harus membayar biaya pembuatan.

Berinvestasi emas batangan lebih menguntungkan, tetapi hindari membeli emas batangan dalam jumlah kecil. Belilah emas batangan dalam jumlah besar. Pasalnya, biaya produksi emas batangan dalam jumlah kecil lebih tinggi.

3. Deposito
Deposito hampir sama dengan menabung di bank pada umumnya. Namun, suku bunga deposito lebih tinggi dan terdapat beberapa ketentuan yang membedakannya dengan tabungan biasa.

Perbankan pada umumnya memberikan syarat minimal saldo untuk deposito sebesar satu juta rupiah. Selain itu, biasanya bank memberikan jangka waktu jatuh tempo yang bervariasi mulai dari 1, 3, 6, atau 12 bulan.

Perlu diingat bahwa sebelum jatuh tempo, Anda tidak diperkenankan untuk menambah saldo atau mencairkan dana deposito Anda.

Tetapi, jika Anda memang benar-benar ingin mencairkan dana deposito sebelum jatuh tempo, akan ada denda yang harus Anda bayarkan.

Kelebihan deposito yakni Anda mempunyai suku bunga yang lebih besar dibandingkan tabungan biasa. Besaran suku bunga deposito biasanya mencapai 4-7%. Selain itu, deposito juga mempunyai profil risiko yang rendah.

Hal pertama yang harus diperhatikan untuk investasi cerdas dengan deposito yakni pastikan bahwa bank yang Anda memenuhi standar kesehatan Bank Indonesia agar Anda terhindar dari kebangkrutan.

Kedua, tentukan jangka waktu jatuh tempo deposito Anda mulai dari 1 hingga 24 bulan. Ketiga, pastikan Anda memilih bank dengan suku bunga deposito yang tinggi agar Anda mendapat keuntungan lebih.

Keempat, pastikan apakah bank yang Anda pilih mengenakan biaya administrasi atau denda untuk pencairan deposito sebelum jatuh tempo.

Terakhir, pastikan bank yang Anda pilih mempunyai fitur-fitur deposito yang memudahkan, seperti Automatic Roll Over atau perpanjangan deposito secara otomatis.

Nah bagi Anda karyawan yang ingin berinvestasi dengan cerdas ikuti cara-caranya di “Seminar Financial Mastermind

Tips Menabung,Cara Menabung,Tabungan Investasi,Cara Menabung Dengan Cepat,Menabung Untuk Masa Depan,Kiat Menabung,Tabungan Masa Depan,Tabungan Berhadiah Langsung,Cara Menghemat Uang,Cara Sukses Menabung,Cara Menyimpan Uang Dengan Baik,Tips Menabung Dengan Cepat

Ada 3 Hal penting yang akan dibahas di seminar :

~ CARA AJAIB LEPAS HUTANG DALAM WAKTU 3 BULAN

~ CARA AJAIB PENSIUN DALAM WAKTU 3 BULA

~ CARA AJAIB RAIH PASSIVE INCOME 30-50 JUTA/BULAN HANYA DALAM WAKTU 3 BULAN

Untuk info lebih lanjut dan mendapatkan tiket secara GRATIS klik link disini !!

Leave your vote

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%