Uniknya Pasar Papringan di Minggu Wage, Koin Bambu

0
256

Pasar papringan terdapat di sebuah kebun bambu di Dusun Banaran Kelingan, Desa Caroban, Kecamatan Kandang, Temanggung. Papringan merupakan sebutan lazim untuk satu tempat rerimbunan pohon bambu. Pasar yang dibuka setia Minggu Wage.

Pasar itu menyediakan berbagai makanan tradisional, minuman, dan produk-produk kerajinan dari bambu. Makanan yang dijual pun namanya unik-unik. Misalnya, samiler (kerupuk singkong), manggleng(olahan singkong), kacamata (olahan singkong dan parutan kelapa), ketan lupis dan lainnya.

Sementara minuman yang dijual mulai dari kelapa muda, adon-adon coro, jamu dan lainnya. Sedangkan produk kerajinan diantaranya topi dari bambu yang bentuknya mirip “ekrak” namun ukurannya kecil, radio dilapisi bahan kayu, dan bahkan ada sepeda yang sebagian rangka bodinya terbuat dari bahan bambu.

Dalam penjulan makanan adanya sejumlah aturan yang dilarang, yaitu larangan pemakaian plastik dan pedagang juga dilarang memakai penyedap rasa atau MSG (monosodium glutamate)

Uniknya, pengunjung yang ingin membeli tidak bisa menggunakan uang biasa. Uang rupiah harus ditukarkan dahulu dengan mata uang khusus yang disebut “Pring”. Yang dimaksud adalah koin dari kayu dengan satu sisinya bercap Pasar Papringan dan satunya lagi bertuliskan nilai mata uang. Nominal uangnya dari 1 pring, 2 pring, sepuluh pring, dan lima puluh pring. Jika dikurskan, satu pring sama dengan Rp 1.000.

 

Berminat Investasi :

Contact WA : 081266091715

>> Investasi 10 – 25 Jutaan Sudah Bisa Buka Cabang Dengan Sistem Profit Sharing…Garansi Lock Profit 30% untuk 3 tahun pertama, dengan perjanjian Notaris + Proteksi Kerugian.

Dikirim oleh Batam Pop pada 17 Oktober 2017

Leave your vote

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%