Waspada!! Arus Balik Libur Tahun Baru 2018 diprediksi Cuaca ekstrem dan Puncak Musim Hujan

0
529

Sudah menjadi kebiasaan umum masyarakat baik dari daerah maupun perkotaan, bahwa simbol dari bentuk kepedulian dan kecintaan terhadap keluarga diwujudkan dengan moment kebersamaan seperti rekreasi, travelling, maupun menuju ke salah satu destinasi wisata yang telah direncanakan. Libur akhir tahun identik dengan libur panjang yang kehadirannya sangat dinanti-nantikan anak seusia sekolah, karena sudah mulai libur sekolah.

Dari pantauan media, bahwa libur sekolah yang bersamaan dengan libur natal dan tahun baru, tentunya mempengaruhi kepadatan tingkat arus penumpang yang menggunakan armada, salah satunya adalah pesawat terbang. Meningkatnya jumlah penumpang angkutan udara, seperti dibandara Hang Nadim Batam, begitu jelas dan sangat jauh dari jumlah sebelumnya. Bahkan angka ini terjadi sebaliknya jumlah yang datang lebih banyak dari pada yang berangkat.

Sebut saja, saat libur 1 hari menjelang natal jumlah penumpang datang sebanyak 9.124 orang, sedangkan yang berangkat sebanyak 8.115 orang, sebagaimana data yang disampaikan oleh General Manager Hang Nadim, Suwarso.

Senada dengan keterangan dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menerangkan bahwa, waktu arus mudik libur pada akhir tahun 2017 masih akan selalu diamati walaupun arus balik liburan Natal 2017 telah berlalu. “ untuk selanjutnya kenaikan jumlah penumpang angkutan udara maupun darat akan dilanjutkan dengan menghadapi arus balik liburan tahun baru 2018” ungkap Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub Agus Santoso.

Diprediksi, seperti tahun lalu bahwa klimaks arus balik dapat terjadi pada hari rabu 3 Januari dan diikuti hingga minggu awal bulan Januari 2018. Data ini lebih diperkuat dengan informasi dari Manager Area Citylink Air Regional Sumatera-Kalimantan, R Hendra, bahwa keinginan warga diseluruh Indonesia umumnya, dan tak kecuali di Batam menghabiskan waktu libur Natal dan tahun baru 2018 di kampung kelahiran masing-masing, atau bertamasya ke berbagai destinasi wisata lainnya.

Oleh karena itu, Kemenhub telah  memerintahkan kepada seluruh pelaksana jasa angkutan udara atau  penerbangan untuk saling menjaga kerja sama. “Penyelenggara penerbangan harus memberikan pelayanan sesuai dengan standar prosedur operasi yang sudah ada,” tukas Agus.

Bagi para penumpang angkutan udara, yang perlu diwaspadai adalah adanya  kendala mengenai iklim yang berlawanan bahkan ekstrem masih bakal terjadi dan tentu bisa jadi menghambat kelancaran aktivitas penerbangan. Dipenghujung tahun 2017 dan memasuki tahun 2018 ini diprediksi bakal jadi puncak dari musim hujan.

Jangan Lupa Like dan Follow Batam Pop

Leave your vote

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 2

Upvotes: 1

Upvotes percentage: 50.000000%

Downvotes: 1

Downvotes percentage: 50.000000%