Winner Concert Sempurnakan Batam International Open Competition

0
193

Ajang kompetisi piano klasik bertajuk “Batam International Open Piano Competition (BIOPC) 2017 berlangsung sukses.  Kali ini benar-benar sesuai rencana, untuk mengulang success story di Bali Open Piano Competitiong 2017, bulan lalu di Padma Resort Legian, Kuta, Bali.

Para peserta yang datang dari sejumlah negara seperti Malaysia, Singapura, Cina dan Vietnam serta beberapa kota di Indonesia mengaku senang dengan jalannya kompetisi yang berlangsung ketat. Para peserta juga sangat menikmati waktu-waktu keberadaanya di Batam, satu dari tiga pintu masuk wisatawan terbesar di Indonesia.

 

Hoai mengatakan ini adalah kesempatan pertamanya mengunjungi Indonesia. Ia banyak mendengar tentang pariwisata yang sangat indah di Indonesia. Karena itu ketika mendapat informasi perihal kompetisi ini di internet, ia langsung tertarik. Selain untuk berkompetisi, tapi juga sekaligus berwisata. Hanya saja ia mengatakan harus masuk melalui Singapura karena tidak ada penerbangan langsung dari Ho Chi Minh ke Batam.”Ini kesempatan pertama saya ke Batam, terutama Indonesia. Saya banyak mendapat informasi tentang Bali. Suatu saat saya juga akan ke sana,” kata Hoai yang terlihat begiti antusias.

Deputi Bidangan Pemgembangan dan Pemasaran Pariwisata Nusantara, Kementerian Pariwisata, Esthy Reko Astuti mengatakan, pemilihan Batam sebagai lokasi penyelenggaraan BIPOC 2017 sangatlah tepat. Batam merupakan pintu masuk wisatawan terbesar ketiga di Indonesia setelah Bali dan Jakarta.

Lokasi Batam yang dekat dengan Singapura dan Malaysia sangat berpotensi dalam menjaring wisatawan crossborder. Esthy mengucapkan selamat buat para pemenang, karena itu akan menaikkan 3C, calibration, confidence dan credibilit. Sehingga akan lebih mudah menarik wisatawan mancanegara karena tahun ini target kunjungan wisman mencapai 15 juta kunjungan.

Musik, dalam hal ini piano dikatakan Esthy memiliki komunitas yang kuat. Baik di dalam negeri maupun luar negeri. Karakternya pun masuk dalam kategori premium atau niche market. Spendingnya besar. Waktu tinggalnya juga lama. Karena itu tidak heran jika dalam kompetisi ini, meski yang bertanding satu orang, tapi yang hadir banyak.

Turut hadir dalam acara penutupan BIOPC, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam Pebrialin serta Kepala Dinas Pariwisata Kepulauan Riau Boeralimar. Sebelumnya Ketua Pelaksana Batam Internasional Open Piano Competition 2017, Eleonora Aprilita menjelaskan, kompetisi ini sebagai upaya dari Opus Nusantara dalam memfasilitasi pianis-pianis muda untuk berkompetisi secara sehat. Membentuk komunitas pianis muda berbakat serta sekaligus turut mensukseskan program Wonderful Indonesia.

Penyelenggaraan event ini dapat mendongkrak promosi pariwisata Indonesia, khususnya Batam.Sebagai tujuan wisata favorit di Indonesia, Batam memang membutuhkan atraksi-atraksi tambahan yang da

Leave your vote

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%