Afgan deg-deg’an menjelang konser Rossa.

0
94

Tampil selama dua jam, Rossa sukses menggelar konser tunggal “The Journey of 21 Dazzling Years”. Berlangsung di Plenary Hall Jakarta Convention Center, Kamis, 13 April 2017. Konser Rossa menyuguhkan sekitar 25 hit di hadapan ribuan penonton. Penyanyi kelahiran Sumedang, 9 Oktober 1978 itu hadir hangat dan intim dengan celetukan-celetukannya yang mengundang tawa penonton.

Sebelum Rossa naik pentas, dimunculkan dulu foto-foto dan videoklip Rossa dari masa ke masa. Music director Tohpati bersama awak bandnya memberi intro yang panjang sebelum akhirnya Rossa muncul.

Dia mengemas babak pembuka dengan tembang upbeat yang dibuat medley, seperti “Kembali”, “Malam Pertama”, dan ditutup dengan “Tak Sanggup Lagi”. Di sela lagu, Rossa menyajikan koreografi bersama para penarinya.

“Assalammualaikum, alhamdulillah malam yang sudah lama saya impikan terjadi juga. Saya sudah 21 tahun di industri musik, orang bilang saya highlander, buat saya ini survive. Ini semua karena kalian,” kata Rossa dengan senyum semringah yang tak pernah lepas dari wajahnya.

Rossa kemudian mengabsen penonton dari daerah Bandung, Sumedang, Malaysia, Brunei, dan Singapura. Ya, di negara tetangga nama Rossa demikian dikenal melalui tembang-tembang apiknya.

“Kata Mas Jay (art director, Jay Subyakto), malam hari ini saya disuruh bersenang-senang, karena akan jadi malam yang enggak akan terlupakan. Nyanyi bareng saya ya,” ujar Rossa.

Setlist kemudian diisi “Wanita Yang Kau Pilih”, “Kumenunggu”, “Bila Salah”, dan “Hati Yang Kau Sakiti”. Rossa kemudian hilang ke belakang panggung. Bintang tamu Tulus hadir melantunkan “Nada-nada Cinta” dengan karakter vokalnya dan aransemen baru racikan Tohpati.

Saat sesi kedua konser Rossa, aransemen musik mulai memakai orkestra yang membuat terasa lebih megah jika dibandingkan dengan sesi pertama yang minimalis. Kemegahan diperkuat dengan gaun putih panjang rancangan Tex Saverio yang dikenakan Rossa. Nomor “Atas Nama Cinta” dan “Sakura” langsung disambut kor massal penonton.

“Malam ini saya ingin bilang terima kasih kepada sahabat-sahabat yang selalu ada. Saya ke Jakarta 21 tahun lalu, dari Sumedang. Saya nyanyi dibayar juga enggak,” kata Rossa sambil menyebut sejumlah nama musisi yang berperan dalam kariernya, sebut saja Andi Rianto dan Melly Goeslaw.

Konser Rossa

Rossa kemudian memanggil Yovie Widianto yang juga punya andil untuk karier Rossa. Menurut Rossa, Yovie mengajarkan dia untuk bernyanyi benar agar sukses secara komersial. Yovie duduk di balik piano untuk menemani Rossa melantunkan “Terlalu Cinta” dan “Kini”. Sesi ini diakhiri dengan “Ayat-ayat Cinta”, yang menjadi proyek soundtrack pertama Rossa.

Sebelum sesi tiga dimulai, Isyana Sarasvati hadir untuk melantunkan “Tegar” yang dia improvisasi dengan instrumen piano klasik. Setelah Isyana, Rossa hadir lagi untuk menggelar sesi akhir konsernya. Di sesi ini, Rossa mengenakan busana rancangan Biyan untuk membawakan hitnya. Berturut-turut Rossa menyanyikan “Body Speak”, “Jangan Hilangkan Dia”, dan “Hey Ladies”. Keriuhan dari para Pencinta Rossa, sebutan penggemar Rossa, terjadi saat Afgan naik pentas. Rossa dan Afgan tampil mesra saat mendendangkan “Cinta Dalam Hidupku” dan “Kamu Yang Kutunggu”.

“Dari kemarin Afgan deg-degan karena saya mau konser,” ujar Rossa tersipu.

Konser Rossa diakhiri dengan deretan tembang yang membuat penonton tak henti bernyanyi bersama, sebut saja “Hati Yang Terpilih”, “Perawan Cinta”, “Aku Bukan Untukmu”, “Pudar”, dan “Tegar” yang diaransemen ulang dengan sentuhan musik elektronik.

Keren ya.. semoga Rossa terus berjaya didunia musik yaa ..

 

sumber : hipwee

Leave your vote

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%