Jalani Diet Sebelum Menikah, Seberapa Perlu Sih?

0
101

Tampil anggun dan mempesona di hari pernikahan bisa jadi keinginan semua wanita. Untuk mencapai hal itu, kadang diet pun dilakukan bahkan ada pula yang terlalu memaksakan berdiet. Sebenarnya, seberapa perlu sih berdiet jelang hari pernikahan?

Diungkapkan ahli gizi dari Tiga Generasi, Sri Ayu Diwdyastuti, S.Gz. diet pada prinsipnya adalah pengaturan pola makan dan pemilihan bahan makanan yang disesuaikan dengan kebutuhan tubuh. Sebelum seseorang berdiet, termasuk jelang pernikahan, hal yang perlu dilakukan adalah menentukan status gizinya.

Untuk menentukan status gizi, wanita yang akrab disapa Ayu ini mengatakan ada beberapa hal yang bisa dilakukan. Misalnya menghitung indeks massa tubuh (IMT), Memghitunga persentase lemak tubuh, atau menghitung perbandingan lingkar pinggang dengan panggul. Dari situ, bisa diketahui apakah seseorang masuk kategori kurang gizi, normal, atau bahkan kelebihan gizi.

“Nggak kalah penting kita tahu gimana fungsi tubuh kita, caranya dengan melakukan Medical Check Up. Kita lihat apakah tensi, kolesterol, dan gula darahnya normal? Dari faktor tersebut kita bisa tetapkan diet yang pas diterapkan, apakah dilakukan diet tinggi karbohidrat dan protein misalnya,” kata Ayu peluncuran buku ‘Anti Panik Mempersiapkan Pernikahan’ yang disusun oleh tim Tiga Generasi di Taman Kajoe, Pasar Minggu, Jakarta Selatan baru-baru ini.

Kemudian, misalkan berdasarkan IMT seseorang masuk kategori normal, tapi ketika diperiksa massa lemaknya berlebih, maka perlu dilakukan diet rendah lemak. Ayu menambahkan, seseorang merasa gemuk karena umumnya persentase lemak di tubuhnya tinggi sehingga lemak yang mengembang mengisi tubuh dan menjadi padat.

“Kalau kayak gitu, kita bisa sarankan olahraga untuk membakar lemak. Kalau lemak terbakar, massa otot akan nambah. Apalagi, penurunan bobot yang baik kan sebulan maksimal 2 kg,” kata Ayu.

Ia menyarankan, jika ingin memeriksakan diri setidaknya 3 bulan sebelum menikah. Dengan begitu, jika butuh olahraga dan pengaturan pola makan, dalam waktu tiga bulan tubuh sudah tidak kaget lagi.

“Tapi kalau diperiksa nggak ada masalah sih nggak perlu diet ya. Paling jaga makan aja supaya tetap terjaga kesehatannya sampai hari H nanti,”

 

sumber : detik.com

Leave your vote

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%