MPP Batam sebagai E-Birokrasi siap beroperasi

0
203

Satu lagi e-birokrasi menjadi program yang begitu semarak di beberapa pemerintahan di Indonesia, di Batam dibuka Mall Pelayanan Publik (MPP). Walikota Batam, Rudi mengatakan MPP dalam masa uji coba operasional kepada masyarakat. Nantinya bila seluruh pelayanan public sudah terkoneksi dengan sitem online, maka masing-masing instansi akan mengisi tempat yang ditetapkan.

“Sekarang sudah mulai ditempati, semua instansi diharapkan sudah harus mengisi tempat yang ditetapkan. Sebelum Kamis rencana uji coba oprasional pelayanan MMP kepada masyarakat. Sebelum diresmikan,” ujar Wali Kota Batam M. Rudi saat meninjau perkembangan MPP, Senin (4/12/2017).

Publik kini menyadari kekuatan dari teknologi digital yang disruptif juga transformatif. Penerapan teknologi dalam pemerintahan, seperti e-Government, atau e-Birokrasi berita baiknya adalah teknologi digital dapat secara signifikan meningkatkan tata kelola relatif cepat dengan penerapan komponen yang tepat.

Sebagaimana jadwal yang direncanakan 2018 mendatang semua pelayanan yang sudah ada di MPP akan diintegrisi dan harus menggunakan sistem digital yang terkoneksi dengan internet kepada seluruh pelayanan di masing-masing instansi. Tentunya ini diharapkan memudahkan masyarakat dalam memilih dan mengambil pelayanan dalam mode sistem online secara terpadu satu pintu.

“Prosesnya bertahap. MPP Batam lebih besar dan jauh lebih modern dari Singapura,” ujarnya.

Bersamaan itu Wakil Walikota Batam, Amsakar Achamd menegaskan tidak ada petugas atau satuan keamanan yang nantinya di tempatkan di MPP. Begitu juga dengan lokasi parkir kendaraan roda dua dan empat yang akan dibebaskan. Sehingga semua aktivitas murni berbasis alat digital atau mesin.

Senin 4 desember ini, beliau berharap semua instansi sudah berada di MPP tepatnya lokasi gedung Sumatera.

“Rencana peresmian MPP 13 Desember dibarengi dengan Fly Over Simpang Jam. Serta kegiatan Kadin. Kita minta Presiden yang meresmikan,” tambahnya.

Seperti dibeberapa negara lainnya Pusat pelayanan one-stop berbasis komputer aktif di sejumlah negara seperti Albania, Azerbaijan, Brazil, India, dan Kenya. Pusat pelayanan terpadu ini memungkinkan bisnis dan warna negara untuk menerima berbagai layanan administrasi (seperti perizinan dan pendaftaran) dalam satu lokasi. Pusat pelayanan ini sangat bergantung pada teknologi informasi: untuk mengolah aplikasi, melacak kemajuan, mengukur kepuasan pelanggan, dan menilai performa penyedia layanan.

Bukti menunjukkan bahwa teknologi digital dapat mendorong komitmen yang berpihak pada masyarakat. Hal ini pun bisa mendorong perkembangan yang ada dalam konteks tata kelola negara yang terkadang rumit dan menantang dengan memotong proses birokrasi yang berbelit-belit. Kota Batam yang memiliki visi misi sebagai gerbang Bandar Madani Dunia perlu menjadikan e-birokrasi bisa sebagai awalan dalam proses reformasi birokrasi.

Jangan Lupa Like dan Follow Batam Pop

Leave your vote

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%