Tahukah Anda Pentingnya Refreshing Otak Untuk Kesehatan

0
151

Setiap hari kita dihadapkan dengan hal-hal yang memicu stres seperti pekerjaan yang menumpuk. Rutinitas yang seolah tanpa henti seperti ini membuat tubuh dan pikiran lelah, jenuh, bosan, dan bahkan menumpulkan kreatifitas dalam bekerja. Istirahat, relaksasi, dan manajemen stres sangat penting untuk kesehatan fisik dan mental. Selain itu, refreshing juga tidak boleh dilupakan karena ini sangat penting untuk kesehatan fisik dan mental.

Berikut Beberapa Manfaat dari refreshing Otak :

  1. Membantu Anda de-stress.

Sebuah studi yang dilakukan para peneliti di University of Essex menemukan bahwa membaca hanya 30 menit, bahkan jauh lebih efektif dalam menghilangkan stres daripada mendengarkan musik slow atau minum teh. Dan itu penting, karena mengurangi tingkat stres merupakan masalah besar bagi banyak orang.

  1. Meningkatkan Kesehatan dan Kebugaran Mental.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Wiscons di Medical Journal mendapatkan sebuah bukti, Bahwasannya seorang perempuan yang gemar berlibur peluangnya sangat kecil mengalami terjadinya perasaan yang tertekan, tegang serta rasa lelah. Sementara perempuan yang mengabaikan liburannya lebih rentan untuk terjangkit penyakit stress dalam fase yang lebih tinggi serta waktu untuk tidur berkurang.

2. Merangsang kreatifitas dan ide cemerlang

Refreshing dapat memberikan ide serta inspirasi baru. Dengan berpergian ke suatu lingkungan yang baru, itu berarti kita memposisikan diri dalam situasi dan kondisi baru yang memungkinkan otak untuk aktif berpikir secara berbeda. Menurut US National Institutes of Health, Anda menjadi lebih bisa membuat keputusan yang lebih bijaksana di tempat kerja setelah sehari saja bebas stres.

  1. Jauh dari depresi

Refreshing berkontribusi terhadap tingkat emosional positif yang lebih tinggi. Studi tahun 2005 dari Marshfield Clinic di Wincosin yang diterbitkan dalam “Wisconsin Medical Journal”, menemukan adanya penurunan tingkat ketegangan dan depresi pada wanita yang lebih sering liburan setidaknya satu atau dua kali dalam setahun.

  1. Menurunkan risiko penyakit jantung

Studi telah membuktikan bahwa mereka yang terlibat dalam kegiatan rekreasi dilaporkan memiliki kepuasan hidup yang lebih, emosi negatif yang lebih sedikit, dan mempunyai banyak dukungan dari keluarga dan teman-teman sehingga membuat mereka merasa lebih berharga. Salah satunya, penelitian jangka panjang dari Framingham Heart Study. Organisasi ini melakukan penelitian mengenai orang dewasa yang berisiko sakit jantung pada tahun 1948. Selama sembilan tahun penelitian, tim peneliti melihat efek dari liburan dan menemukan korelasi positif antara frekuensi liburan yang lebih dan masa hidup yang lebih lama.

Tim peneliti melaporkan bahwa pria yang melewatkan waktu berlibur selama beberapa tahun menjadi 30% lebih besar kemungkinannya menderita serangan jantung daripada mereka yang mengambil liburan setidaknya satu minggu dalam setahun. Studi ini juga melaporkan bahwa melewatkan waktu liburan bahkan hingga satu tahun tidak liburan dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit jantung yang lebih tinggi.

Leave your vote

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%